*Puisi
aku adalah wanita yang akan selalu diam setiap kali kita bertemu,
diam ku ini sedikit banyak karena perasaanku berkecamuk dalam memaknaimu
aku selalu berpaling, setiap kali kau bertanya padaku. Aku tidak berani manatap lamat-lamat wajahmu,
karena sungguh, bagiku melihatmu adalah sebuah siksaan.
setiap kali, aku beranjak tidur. Aku selalu gamang memikirkanmu…
Duhai, padahal di luar sana, kau sedang memikirkan hal lain.
bukankah ini hal yang aneh ? tak masuk akal bukan ?
setuap kali aku harus meikam perasaanku, sebab bayanganmu mengelepar di setiap sudut.
Membunuh setiap kefokusanku, membaca pesan-pesanmu saja aku amat bahagia.
Tuhanku, izinkan aku memendam perasaan ku ini, , ,

Medan . 2012