Search

Pengeja rasa

Perempuan gila yang melakukan perjalanan menemukan bentuk

Month

June 2013

*Menulis mama

Bahwa saya sedang merasakan hati yang teriris, ketika menuliskan naskah novel saya. Kenapa ini bisa terjadi ? karena saya fikir saya menulisnya berdasarkan pengalaman yang saya rasakan, novel ini bercerita tentang Mama , tentang perjuangan melawan leukimia dan tentu ada isi mengenai dakhwah . Menulis naskah ini juga mengajarkan saya untuk terus membuka mata bahwa mama adalah malaikat tampa sayap. Dan mimpi adalah perjuangan..

 

Senja hari itu, saya memanjat genteng rumah saya. Dan terdiam merasakan angin sore yang lembut menerpa wajah. Tiodak peduli, orang-orang melihat aneh… saya ingin terus menulis dan menulis. Bismillah, semoga istiqomah agar novel ini  bisa selesai dan terbit .. aamiin

Advertisements

#Pindah Rumah

 ” SELAMAT DATANG DI WORDPRESS “

Hello, saya adalah penghuni baru dunia tulisan ini, hehehe semua ini bermula saat negara api menyerang    seorang teman baik yang biasa aku panggil “Kak Yana ” mengabarkan padaku bahwa blog akan ditutup , saat itu aku kalap dan merasa kebakaran hutan. Akhirnya kalau kejadianya mau saya dramatisir maka ceritanya akan senestapa berikut ini.

 

Jakarta.

Pagi tadi, dengan posisi yang entah sedang sadar atau tidak karena baru bangun tidur, saya berniat mengecek ponsel dan ternyata ada sebuah pesan yang membuat hatiku tersentak sedemikian hebat.

” Blog mau di hapus “

kurang lebih seperti itu pesannya (seingat saya loh ya ). Saya langsung panik, aduh bagaimana ini pindahan nya, mana tulisannya ada 60 lagi -___- desisku dalam hati. Setelah terlibat pembicaraan panjang dengan kak Yana dan dengan ekspresi memelas, akhirnya kak Yana mau membantu membuatkan wordpress ini dan bantu pindah-pindah. Perasaanku bahagia sekali, karena dibantu ^-^ terimakasih ya ka Yana jasamu tiada taraaaaaa 🙂 ( oke lebay )

 

Kamis, 27 Desember 2012

Email yang menyedihkan…

Assalamualaikum wbr.Maaf tiba-tiba mengganggu mas dengan pesan yang sepertinya tidak penting ini, tapi ada banyak hal yang harus aku bicarakan.
Apa kabar? semoga kau baik dan sehat selalu. Semoga tuhan selalu melindungi.
Sayangnya hari ini dan hari hari kemarin aku tidak dalam keadaan sehat. Mengetikan pesan ini saja jariku gemetaran, doakan cepat sembuh ya.

sebelumnya aku ingin meminta maaf, jika isi pesan ini tidak seperti pesan-pesan ku yang lain, yang satu ini berisi banyak hal yang membuat aku sedih. Aku memutuskan untuk mengatakannya, menceritakan semuanya kepadamu.

Beberapa waktu ini aku berusaha untuk tidak menghubungi kamu lagi. aku enggan menghubunggi karena, itu semakin membuat aku sakit, teramat sakit. Dan entah mengapa, kau juga tidak berusaha menghubungiku atau sekedar sms menyapa. Bukankah ini berarti ada yang salah? Kau berusaha menjauhiku? Entahlah. Tak mungkin rasannya… Aku lelah berfikir yang tidak-tidak lelah membuat asumsi. Kau pasti tau persis bentuk perasaanku sekarang ini.. patah sekali.

Aku tidak pernah menyesal memiliki perasaan kepadamu, tidak pernah. Tapi, aku sangat menyesal teramat malah, membuat aku seringkali tertelengkup menanngis ..

Dulu, ya ada banyak memory indah tentangmu, tentang semua janji indah itu,,
kau tau kenapa aku begitu tersakiti?

Karena tampa kau sadari, kau telah menyentuh hatiku dan akhirnya berakhir dengan kekecewaan. Karena telah memberiku harapan tapi tak pernah memberi kelanjutan. karena kau mengucapkanhayalan indah tapi tak bisa menjadikan hayalan itu. karena kau mengucapkan mimpi-mimpi hidup bahagia, tapi akhirnya kata pisah. Duhai engkau yang menebas habis malam-malam ceria ku membuatnya menjadi penuh dengan air mata.kau membuatku menunggu dan kau berhenti untuk menunggu. Engkau hanya menyakitiku perlahan tapi pasti. karena apa? KARENA KETIKA KATA- KATA SUDAH MENDARAT DI TELINGA DAN TERNYATA ITU SEMUA HANYA ANGAN-ANGAN. MAKA. tampa kau sadari YANG DI gombali adalah yang paling tersakiti.

Seharusnya, saat hujan turun degan indah saat perasaanku muncul bermekaran ketika aku di busway (waktu pertandingan gubernr cup ) ketika itu seharusnya aku benar benar bersumpah. Tidak akan pernah mengungkapkan perasaanku kepadamu, tidak akan pernah! sampai sabuk ku putih. Sayang, aku sama sekali tidak mengucap sumpah itu. Ketika kau menyatakan perasaan, ketika kau tidak pernah mempermasalahkan usia, ketika kau bilang ” Mas, mau koq nungguin kamu . mas siap koq ” tapi jawaban aku ” Jangan bilang begitu, kalau mas mau nikah dan gak sanggup ya silakan tinggalin aku ” terus mas bilang ” Mas mau kita berssatu ” ..

Dan kenyataannya ? Duhai hanya berjalan beberapa bulan, setelah itu kau berubah amat berubah. Kau jadi cuek sekali berbeda sekali jika berbicara atau smsn dengan aku, saat itu. Aku masih bodoh, dan terus berdoa terus menguatkan diri.

Kau tau mas. Diammu jauh lebih menyakitkan di banding marahmu, Aku lebih baik di marahi karena telat makan di marahi karena bertanya banyak hal kepadamu, di bandingkan tatapan teduh itu, tatapan polos itu, tatapan kosong. Itu jauh lebih menyakitkan.

Aku waktu itu amat merasa. bersaing dengan sesuatu. Kau sudah mulai berubah. Atau jangan-jangan kau tidak pernah mencintaiku? Aku hanya menjadi pelarian sesuatu. Aku waktu itu berkali kali meminta penjelasan dan bertanya mas kenapa? tapi mas selalu menjawabnya dengan datar bilang ” Tidak apa-apa”

Setelah itu…… kau bilang kita putus?
Dengan alasan apa? alasan yang tak pernah masuk akal? dulu kau pernah bilang dengan yakinnya ” Kalau ada  yang tau hubunggan kita, mas siap mental itukan hak kita mau suka sama siapa !”
Tak masuk akal kan, kau yang sedewasa itu jatuh cinta pada anak ingusan seperti ku? Apa salahnya jika kau mencintai seseorang yang masih beranjak dewasa? Bukankah aku berubah seiring waktu bukankah aku berubah mnjadi dewasa dan cantik? ( pede sekali ) seperti yang kau anggan-anggan kan? MENGAPA KAU HARUS TAKUT MENGHADAPI SEMUA KENYATAAN PERASAAN ITU ?

lantas …? Entahlah, aku lelah sekali..
Setelah kejadian itu… aku berusaha sekuat mungkin, aku intropeksi,

dari semua yang aku ungkapkan di atas aku memutuskan, AKU LAH YANG SALAH, AKU YANG SALAH KARENA TERLALU BERHARAP. TERLALU PERCAYA.

Trimakasih atas semua pelajaran yag amat berharga, kerena dari situ semua. Aku mengerti akan hal-hal indah yaitu.
1. Gak selamanya apa yang kita harapkan, akan sesuai
2. Jangan percaya sama cowok yang menyatakan perasaan, sesuka apapun dia sama kita ah, paling-paling ujung2nya jenuh.
3. Mungkin, aku akan berusaha sekuat mungkin jika suka sama seseorang akan mendam di pendam jauh-jauh.
4. Hal gombal apapun, bikin aku sakit .
5. Aku gak akan masuk ke lubang yang sama lagi, kerena aku udah dapet pengalaman dari kisah di atas.

tenyata proses menikmati patah hati indah sekali, tiba- tiba suka mengeluarkan air mata. Hari ini, aku dengar Cyntia .dan mas Rendi bilang, kau pacaran dengan nya. Cieeee…. ini cius ? heheh selamat ya, dan makasih atas semuanya.

* Aku akan memulai hari-hari aku,,, semoga aku bisa melupakan kenangan itu, bukan melupakan mas. Karena mas adalah kakakku yang amat aku hormati.

Kakak yang telah memberiku banyak pelajaran.

Aku kangen dengan kakak yang lucu yang lepas bercanda dengan ku, yang dengan apa adannya curhat dengan aku. Ingin sekali berbincang hal lain yang menyenangkan, Bukan membicarakan segala kesedihan ini lagi ( Aku memutuskan melupakan rasa sakit itu, ) Waktu semua masih terasa indah dengan kegokilan mas, masa-masa indah itu. Kakak dan adik.

Trimakasih, aku lega sekalitelah bercerita
Aku kangen semuanya….
dari adikmu (entahlah aku di anggap adik atau tidak ) :
Halimah

**********

Aku menitihkan air mata, aku memutuskan mengirimkan email itu, membuat ku sesak setiap kali memikirkan hati yang semakin patah ini. Aku sudah tidak mampu untuk bertahan lagi, ini semua pada akhirnya terlalu menyakitkan.
Hari ini hujan turun amat lebatnya, sepertinya langit memang mengerti apa yang aku rasakan. Agama ku bilang jika hujan lebat dan kita berdoa, maka doa tersebut termasuk doa yang mustahab.
Aku mendongak ke langit-langit kamar, di luar masih ramai oleh suara hujan yang membuncah. Menghela nafas resah, kemudian menghapus air mata yang sempat menetes. Aku berharap semua kejadian menyakitkan ini tidak terulang lagi.

( catatan : ini adalah coret-coretan saya, surat di atas tidak sepenuhnya saya tulis menggunakan kalimat saya, beberapa ada yang dari novel ” Daun yang jatuh tak pernah membenci angin ” karya Tere-liye… sungguh saya tidak bermaksud plagiat, tapi hanya kata-kata di kalimat novel itu yang dapat menggambarkan perasaan yang dialami Halimah. Halimah ini sebenanrnya teman saya dan saya terinspirasi menuliskannya, sebenarnya notes ini sudah lama. Tapi baru saya publikasikan… saya masih banyak belajar,.. trimakasih )

Rabu, 26 Desember 2012

5cm meningatkan saya pada sahabat saya,,

Saya sedang senyum-senyum sendiri setelah menonton 5cm, meningat masa-masa putih biru. Mungkin kalau anda melihat, saya di sangka orang gila. HahahahaBegini, dulu saya memiliki 5 orang sahabat (termasuk saya)

namanya Bima, Bimo ( mereka berdua kembar ) Tapi soal perilaku, langit dan bumi berbeda jauh Bimo adalah kakak yang katannya dalam kedokteran yang terakhir lahir adalah kakak, sedangkan Bima dia lebih dahulu keluar dari perut ibunnya, Mereka bilang, Bimo lah yang membantu Bima untuk keluar, katanya sih Bima di dorong keluar, bisa kalian bayangkan Bima lahir nya saja sudah menyusahkan Bimo, Aduh, gawat saya tidak bisa menjelaskan terlalu banyak nanti kalau Bima membaca ini, aduh bisa dimakan saya. Hahhaha

Saya bercerita Soal Bima dulu, ini untuk menhapus rasa kesal dia membaca tulisan saya di atas.
Bima Hanida Ajun Pratama , lelaki berkelahiran 1 Desember, Bima ini sahabat saya yang paling unyu-unyu , hal yang saya ingat dari Bima adalah, Manja-nya dan ya ampun dia makan terus, mungkin di masa depan nanti saya berharap banget Bima bisa jadi pelatih fitnes dan ampun deh Body nya jadi sispek broo.. hihihihih Walaupun begituu ini , sahaat saya yang satu ini juga cinta sama kebersihan, dia juga tipe cowok keren menurut saya . Sebab dia selalu membawa sapu tangan, awas ya kalau berfikiran negativ tentang cowok yang membawa sapu tangan. Itu keren loh, tandannya dia keren dia bisa menjadi OB mendadak dengan sapu tangan-nya. Bisa saja meja dihadapan dia kotor kan bisa di bersihkan, Atau Bima keringatan karena habis lari maraton, hehehhe sudah-sudah sudah cukup saya meledek sahabat unyu saya yang satu ini.

Ketahuilah Bima, walaupun kadang saya suka kesal dengan dikau, dalam lubuk hati saya yang paling dalam ( mendadak lebay ) kau juga termasuk sahabat terbaik yang pernah aku miliki, Trimakasih sekali, kerena kau selalu membantu aku, saat aku sakit kau khawatir dan menjenguk ku (sebenarnya mau menghabiskan buah-buahan ) Eh,, kau juag rajin sekali pokoknya banyak membantuku. Trimakasih ya, kau juga pandai menghiburku. Pokoknya Bima ganteng makasih banget ya.

Selanjutnya, sahabat saya Bimo,
nama lengkapnya adalah Bimo Hanida Ajun Pratama, tanggal lahir nya tentu sama dengan Bima..
Ekhem, Bimo ini sahabat saya yang bisa dikatakan cukup dewasa setidaknya lebid dewasa dari pada Bima, saya kadang kasihan melihat Bimo, dai tumbuh tidak segendut Bima, Bimo mengaku jatah makan ayam-nya selalu di habiskan Bima ( kalian bayangkankan saja upin-ipin ). Hmm, Bimo ini jahil sekali, saya membayangkan di masa depan dia masuk akedemi militer dan dia mengatur rencana untuk melawan musuh dengan menjahilinya. Bisa di bayangkan ? keren sekali bukan.

Hmm, saya tidak bisa banyak menjelaskan bagaimana Bimo, tapi yang jelas saya mengerti betul apa yang dia alami,. Pernah mengalami kehilangan, tapi jauh dia sama seperti saya menutupi rasa sakit dan berpura-pura baik-baik saja. Ekhem, yang klasik saya ingat dari Bimo adalah, perjalanan cinta monyet nya yang berakhhir tragis. Aduh, sudah jangan dibahas nanti beranda facebook saya bisa penuh karena status galau nya. Hahahha tak mengapa, galau proses pendewasaan. Tapi kelamaan galau juga gak baik.  Saya juga mengucapkan terimakih sedalam neraka eh salah sedalam lautan kepada Bimo sahabat saya yang saya banggakan, semoga kau juga tumbuh dengan pemahaman-pemahaman baik.

Selanjutnya, sahabat saya Muttaqin
nama lengkapnya Muhammad Muttaqin, lahir 25 September..
yang ini sahabat saya yang luar biasa, bagaimana tidak ? dia mempunyai kempuan yang luar biasa dan prestatsinya apalagi, dia meraih NILAI UN dengan nilai memuaskan sekali. Ya ampun, saya sebgai sahabatnya saja bangga sekali, apalagi guru-guru saya dan orang tua-nya ya ? Muttaqin ini, aduh dia visioner sekali, di antara kami dialah yang paling dewasa , pemikirannnya mantap sekali. Muttaqin mengajarkan banyak hal pada saya, kata kata yang selalu saya ingat dari dia adalah ” Hidup itu pilihan ” . Entahlah, saya membayangkan di masa depan nanti, jangan-jangan Muttaqin mencalonkan diri jadi gubernur lantas slogan-nya ” Hidup itu pilihan ” Apapaun itu, saya berusaha keras menggambil nilai-nilai positif dari dirinnya.
Saya berharap sekali, Muttaqin tidak berubah menjadi sombong (saya mulai merasa dia seperti itu ) Tapi semoga itu tidak pernah terjadi.
sahabat saya yang satu ini, kalau berbicara termasuk menyakitkan, kalau anda tidak kenal baik dengan-nya aduh mngkin anda benci seklai dengna-nya. Sebenanrnya dia tidak sekejam itu, dia hanya ingin kita berubah.
jadi lebih baik… makasih banyak ya Muttaqin.

Terakhir, sahabat saya Trisna
nama lengkapnya Trisna Aqisdatul Idza, lahir 20 Juni
percaya atau tidak saya 3 tahun duduk sebanggu dengan Trisna, entah mengapa. Saya selalu sekelas dengan dia. Mungkin kita jodoh.. hehehhe Saya kenal baik Trisna dan keluarga nya, dia anak yang sangat menyenangkan, walaupun dia cepat bosan. Tapi bersahabat dengan dia membawa optimisme dalam hidup saya. Rasa-rasannya untuk Trisna saya tidak banyak menjabarkan, nanti saya menangis di depan layar komputer lagi, hehehehe
Ada yang membuat saya selalu terkenang dengan Trisna, saat tumbuh saya tergulai lemah di Rumah Sakit, saat saya sudah tidak mampu berbicara banyak, saya hanya dapat mengeluarkan air mata . Trisna datang, menghibur saya, memberi semanggat saya untuk sembuh. Trimakasih banyak Trisna….

Itulah sahabat-sahabat saya 5cm, selalu kemana-mana … ibarat kata kalau di sekolah kita kaya tim patroli, hahahha bersyukur sekali punya sahabat-sahabat yang unik seperti mereka. Trimakasih Bima, Bimo. Muttaqin, Trisna.. kalian akan selalu ada di hati dan hidupku…..

Diposkan oleh di 20.54

*Para penggerak

Oke hello ? apa kabar ? jadi cerita nya gue mau cerita, * kali ini edisi santai tapai serius *
Loe tahu gak, gue sebel banget hari ini, gimana enggak coba ? masa gue kan sang pelajar tapi tarif ongkos naik gak kira-kira , dan temen-temen gue yang bernasib sama  sebagai pelajar yang kena korban, kenaikan tarif angkot . Loe bayangin aja, masa gue yang biasanya bayar 2000 jadi 4000 , lumayan ngenes kan .
Ngenes lah, gue kan lagi gak punya uang. Eh-tapi kalau gue fikir-fikir setiiap apapun yang terjadi kalau loe semua mau meresapi , mau terdiam untuk merasakan pasti ada hikmahnya. Gue mau berbagi…

 **************

BBM naik, apa pendapatmu ? awalnya aku fikir biasa saja, aku merasa masa remajaku tidak perlu diisii dengan hal-hal semacam ini, aku merasa tidak perlu memikirkan negara ini. Tapi setelah menginjakan kaki ke dunia SMA, dan karena semakin peka dan banyak membaca buku. Akhirnya aku memikirkan nasib bangsa ini.
Susah ? Iya, itu pasti yang diraskan semua rakyat di negeri ini, apalagi yang uangnya serba pas-pas san. Kalau untuk orang-orang berdasi di luar sana, aku “tidak” tahu yaa.. Begini, oke ini Indonesia, aku pernah berfikir mengapa aku hidup di negeri yang menyakitkan ini ?ah tak apa . Nanti mungkin aku dan teman-temanku adalah generasi terakhir yang merasakan semua kebobrokan negeri ini, cukup sudah korupsi sampai pada orang-orang tua di parlemen sama. Semoga kedepannya tidak ada lagi korupsi di negeri tercinta ini. *aamiin lah dengan sungguh-sungguh *
Kamu tahu, sebenanrnya saya muak setiap kali melihat koran yang ada di ruang tamu , setiap hari selalu memuat berita-berita buruk tentang pemimpin  negeri ini. Tulisan-tulisan itu selau berbicara apa saja yang membuat sakit hati orang-orang di negeri ini. Well, aku merasa negeri ini banyak dosa. Oke, kayaknya bukan negeri ini. tanah Indonesia tidak pernah salah. Tapi menurut aku “kami” ya ya ya orang-orang di Negeri ini yang salah.
Kalau aku sedang meresapi setiap bunyi klason di macetnya ibu kota, aku seakan-akan melayang dan termiris melihat pengamen anak-anak yang terpaksa mencari nafkah untuk makan mereka. Suara-suara hambar yang bahkan sudah lemah untuk meminta-minta. Dan aku, adalah orang yang membenci aksi kakak-kakak beralmameter yang hanya bisa teriak-teriak di jalan, yang hanya bisa bertengkar dengan polisi *baca mahasiswa* Semua ini bermula saat aku menonton kerusuhan 1998. Peduli apa, mahasiswa sekarang ? Demo hanya sekedar demo, hanya label semanggat kemahasiswaan. Bagi aku, lebih baik mereka semua belajar dengan baik. Yang nanti nya bisa berguna untuk ikut membantu memperbaiki negeri ini.

Oke, itu aja, selebihnya aku sedih dengan keadaan negeri ini. Tapi aku percaya , esok pasti ada harapan dan janji masa depan yang lebih baik untuk Indonesia…

*Suatu saat nanti,

Hai, aku ingin bercerita.

Aku kenal mbak Sinta, dia penderita lupus . Kalian tahu lupus kan ? penyakit seribu wajah yang  termasuk dalam kategori penyakit paling mematikan di Dunia. lantas kalau kita adalah seseorang yang di vonis mengidap penyakit lupus bagiamana ? Tidak mau hidup lagi ? Atau apalah- gejala-gejala putus asa. Tapi semua orang yang diberi ujian berupa sakit sebenarnya bisa memilih apakah ingin melawan sakit tersebut atau, , atau…… memilih kalah dengan penyakit. Tapi mbak Sinta memutuskan melawan semua sakitnya. Bahkan dia sampai menmepuh S2 di Unpad … Luar biasa sekali bukan.

Aku percaya
dunia ini bukan hanya milik orang-orang sehat saja, bahwa kami orang-orang sakit tugas kami mungkin menyadarkan bahwa kesehatan itu mahal dan ” bersyukur ” itu wajib dalam keadaan apapun.Aku tidak sakit lupus, tapi aku juga termasuk orang-orang yang berpenyakit .

Bagi aku, sesakit apapun aku, semua mimpi-mimpi yang sudah aku percaya akan terus aku perjuangkan. Dengan kesungguhan, dengan doa. dan diisi dengan Sabar..

” Suatu saat nanti….
entah kapan …
aku pasti mendpaat gelar Sarjana
entah kapan…
aku pasti
bisa berdiri di puncak tertinggi… “

Aamiin

*Menceramahi diri sendiri

Kau tidak pantas, berprilaku dan berucap seperti orang yang tak memiliki Allah, apa kau fikir dengan menumpahkan semua air matamu hari ini juga akan menyelsaikan masalah ? apa kau fikir dengan memukuli diri sendiri akan menyelsaikan masalah ? Camkan ini baik-baik ” Sabar itu pada pukulan pertama ” kau berhak mati atas jalan dakhwah yang kau tempuh, kau berhak mati bahkan saat menmperjuangkan mimpimu. Cobaanmu hanya sebatas itu, kau lihat contoh terkecil Umar bin Abdul Aziz dalam rangka 2tahun tubuhnya hancur karena memimpin rakyatnya. Lantas, kau tidak perlu menjadi Umar, kau cukup mendakwah hal-hal kecil pada dirimu sendiri dan orang lain dengan perbuatan yang nyata. Karena cinta adalah perbuatan, kau cukup membuktikannya. Sesakit apapun, senestapa apapun, kamu adalah wanita terbaik setidaknya untuk hati nuranimu sendiri.
kau merasakan apa ? gelap ? gelap ? kau jangan berucap seperti orang yang tak memiliki Allah, kau lupa bahwa ada kasih sayang Rabbmu, terhadap apa yang sekarang dia ujikan padamu saat ini. Termasuk sakit, Liana coba kau renungkan berapa kali kau sakit dalam setahun ? atau seminggu ? kalau kau merasa setiap hari. Maka berbahagialah Liana, barangkali dosamu banyak yang terhapuskan.
Liana,
Setiap insan yang ada di muka bumi ini memiliki episode kehidupan masing-masing, dan tentu di setiap episode kehidupan yang berjalan tidak dapat dipungkiri bahwa di dalamnya selalu ada ujian yang datang. Ujian ini bisa jadi berupa teguran dan juga bentuk kasih sayang dari Allah SWT, tergantung bagaimana kita menyikapinya dengan hati yang bersih kah atau dengan hati yang keruh dengan noda hitam. Maka hanya insan yang berhati bersihlah yang mampu mengambil saripati hikmah dari setiap ujian yang Allah berikan kepadanya, bahwa sesulit apapun ujian yang datang pada dirinya akan diyakini bahwa itu sebagai bentuk kasih sayang Allah kepadanya agar ia bisa menjadi pribadi yang lebih baik lagi dari episode-episode sebelumnya.
Sebagaimana Sabda Rasulullah SAW: 
“Besarnya pahala sesuai dengan besarnya ujian dan cobaan. Sesungguhnya Allah ’Azza wa jalla bila menyenangi suatu kaum Allah menguji mereka. Barangsiapa bersabar maka baginya manfaat kesabarannya dan barangsiapa murka maka baginya murka Allah.” (HR. Tirmidzi).
Sudah seharusnya kita menjadikan ujian yang datang sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Memiliki semua jawaban atas setiap permasalahan hidup kita. Ujian yang datang membuktikan bahwa diri kita ini begitu lemah, sehingga kita membutuhkan pertolongan Allah SWT. Ujian yang datang bukan karena Allah benci kepada kita, tapi sungguh karena Allah sayang kepada kita.
Dalam surat Alam Nasyroh, Allah Ta’ala berfirman:
“Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.” (QS. An Nasyr: 5)
Allah memiliki banyak pintu kemudahan agar kita bisa melewati setiap ujian yang datang, maka Sertakanlah selalu hati yang bersih dan keyakinan yang menghujam di dalam dada akan dekatnya pertolongan Allah manakala kita pun dekat denganNya.
Jangan pernah ragu akan janji datangnya pertolongan Allah, Allah lah yang punya kuasa membalikkan keadaan, Allah lah yang memiliki kuasa menjadikan kita tersenyum bahagia selepas kita menangis, dan Allah lah yang memiliki kuasa atas setiap jawaban di setiap ujian yang kita hadapi. Jangankan menenangkan ombak yang ganas, menenangkan air mata kita yang larut di pipi dan mengubahnya menjadi senyuman yang manispun Allah sudah pasti sanggup.
Maka untuk apa kita ragu, yakinlah Ada kasih sayang Allah di balik ujian yang datang dan mulai saat ini, ketika ada ujian yang datang haruslah kita hadapi, hayati dan nikmati…
Bersabarlah kawan, jangan mengeluh atas musibah atau ujian yang kita alami, jadilah orang yang beruntung. Ingat bahwa Allah Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya

Hanya Isyarat (Dee Lestari)

Hanya Isyarat (Dee Lestari)

Aku menghela nafas. Kisah ini terasa semakin berat membebani lidah. Aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta. Namun orang itu hanya mampu kugapai sebatas punggung saja. Seseorang yang cuma sanggup kuhayati bayangannya dan tak akan pernah kumiliki keutuhannya. Seseorang yang hadir sekelebat bagai bintang jatuh yang lenyap keluar dari bingkai mata sebelum tangan ini sanggup mengejar. Seseorang yang bisa kukirimi isyarat sehalus udara, langit, awan, atau hujan. Seseorang yang selamanya harus dibiarkan berupa sebentuk punggung karena kalau sampai ia bebalik niscaya hatiku hangus oleh cinta dan siksa.
Dia datang sekelebat. Fantasimu tertinggi. Impianmu yang paling mumpuni. Tapi seperti turis numpang lewat, dia datang untuk kembali menghilang. Akhirnya kamu cuma sanggup menyampaikan perasaanmu lewat cara yang paling halus, demi menyelamatkan hatimu dari kemungkinan patah atau remuk.

Kadang, cinta berlaku seperti turis. Sejenak dia singgah, lalu kembali meneruskan perjalanannya entah ke mana. Seperti bintang jatuh, yang numpang lewat sesaat di angkasa, ada cinta yang datang hanya untuk kembali menghilang. Yang jelas, selewat atau menetap, cinta pasti punya pelajarannya sendiri bagi sang hati.

Cukup lihat dari belakang, dan dari jauh. Meski demikian, punggung itu selamanya meninggalkan jejak di hati kamu. Pernahkah kamu mengalami “cinta turis” semacam itu? Di mana? Sebatas apa kamu sanggup mengungkapkannya, menikmatinya? Please share your “isyarat”. Karena keindahan cinta sesungguhnya tersebar di mana-mana. Bukan semata-mata di lagu atau surat, bukan cuma di karya seorang pujangga atau di seikat mawar merah. Kadang cinta bisa tersampaikan lewat isyarat sehalus udara, air hujan, dan cahaya bulan. Jika kita mau menengok dan memberi kesempatan, setiap saat alam menyampaikan cintanya pada kita, dan membiarkan dirinya ibarat merpati pos yang sudi menyampaikan cinta kita pada siapa pun, di mana pun.

Dan kalau boleh menambahkan satu permintaan sederhana: hari ini, maukah Anda meluangkan sedikit waktu untuk menyampaikan cinta Anda lewat alam? Cukup hayati keindahannya, dan dedikasikan keindahan itu bagi seseorang. Dalam hati saja.

Siapa tahu… alam memberikan jawabannya pada Anda dengan cara yang tak diduga. 

Hasil tes psikologi saya, entah percaya atau tidak..

1.Menggambarkan bahwa anda adalah orang yang tenang dan tegas dibawah tekanan.
2.

Bakat anda adalah berkomunikasi yang ekspresif.
Anda selalu dapat menemukan kata kata untuk mengekspresikan apa yang dirasakan.
orang-orang segera menyadari itu juga sama persis dengan yang mereka rasakan. mereka berkata bahwa berbagi kebahagiaan semakin menjadi berlipat ganda, sementara berbagi duka membuat kita semakin terpisah.
anda nampak dapat selalu menolong orang lain dan menemukan sisi yang benar dalm komunikasi
3.

orang orang yang melihat plastik sampah yang terikat rapi memiliki rasa penguasaan diri yang kuat. mungkin terlalu kuat, anda tidak suka memperlihatkan kelemahan atau mengeluh – harga diri anda tidak mrngijinkan anda.
tapi membiarkan orang lain mengetahui apa yang sebenarnya anda rasakan bukanlah tanda orang lemah.
jangan terlalu tegang dan biarkan udara keterbukaan masuk sebelum semua sampah membusuk dan berbau busuk
4.Orang yang walaupun terlihat santai tapi tidak pernah lengah 
5. punya segudang cinta untuk di sebrkan kepada semua orang disekitar
6.menunjukan tingginya rasa OPTIMIS
7. polos seperti anak kecil, sehingga mudah dimengerti dan diterima orang lain walaupun gampang ditipu juga

Ah entahlah, aku percaya atau tidak

* Aku jatuh cinta, yang tidak aku tahu

Aku jatuh cinta pada seseorang
Yang tidak aku tahu sinar mata nya..
Aku jatuh cinta pada seseorang
Yang tidak aku tahu suara nya
Aku jatuh cinta pada seseorang
Yang aku tidak tahu bagaimana melodi suaranya bercerita

Tapi, yang aku tahu
yang aku r a s a
a k u m e n c i n t a i n y a
Lewat jarak yang berabad terlampau jauh

Aku menyimpan cinta itu
di tempat yang paling spesial
 aku tahu, aku merasa
cintaku tak pantas menggapai cinta nya

Tak apa,
Aku jatuh cinta pada seseorang
yang Cintaku tak mampu menCintainya 

* Puisi ini di tunjukan untuk Nabi tercinta, Nabi Muhammad SAW….

Blog at WordPress.com.

Up ↑