Bahwa saya sedang merasakan hati yang teriris, ketika menuliskan naskah novel saya. Kenapa ini bisa terjadi ? karena saya fikir saya menulisnya berdasarkan pengalaman yang saya rasakan, novel ini bercerita tentang Mama , tentang perjuangan melawan leukimia dan tentu ada isi mengenai dakhwah . Menulis naskah ini juga mengajarkan saya untuk terus membuka mata bahwa mama adalah malaikat tampa sayap. Dan mimpi adalah perjuangan..

 

Senja hari itu, saya memanjat genteng rumah saya. Dan terdiam merasakan angin sore yang lembut menerpa wajah. Tiodak peduli, orang-orang melihat aneh… saya ingin terus menulis dan menulis. Bismillah, semoga istiqomah agar novel ini  bisa selesai dan terbit .. aamiin