Search

Pengeja rasa

Perempuan gila yang melakukan perjalanan menemukan bentuk

Month

September 2013

Writing challange ke 8 ( TANYA DIRI : Berapa kalii kita NGELUH ? ..

Saya disuruh menulis apa saja, ya apa saya .. terus apa ?

 Obat dari segala obat, manjur di atas manjur bagi penyakit hati apapun adalah ‘rasa syukur’. Cukup kecil saja dosisnya, sudah efektif mengobati hingga ke dalam-dalamnya.

–Tere Lije

Baiklah, saya merasa tulisan ini adalah sebuah peringatan besar untuk saya, oke bagaimana tidak ? hari ini pelajaran Al-Qur’an dan Hadist membahas mengenai BERSYUKUR.

Terlihat sempele memang pembahasanya tapi asli, kalau ikut kelas pelajaran ini ngerasa banget di tampar-tampar sama hadist dan Ayat-ayat cinta dari Al-Qur’an.

Pada hakikatnya praktek bersyukur itu sangat jarang di lakukan, kalau dihitung-hitung mungkin lebih banyak ngeluhnya dalam berbagai kondisi, contoh aja nih ya

Macet ngeluh, pulang kelamaan ngeluh, ongkos angkot naik ngeluh, makanan belum ada ngeluh, kelamaan dikit ngeluh, kotor dikit ngeluh, loading internet ngeluh, ngerjain power point ngeluh, ngerjain logika ngeluh, imam shalat kelamaan ngeluh. Dapet duit dkit ngeluh, sms gak di bales ngeluh, pulsa abis ngeluh, gajin telat ngeluh, sakit dkit ngeluh

 

Masih banyak lagi, sumpah kalau kita di kasih waktu berbulan-bulan buat mikir berapa kali kita ngeluh dalam sehari, jawabanya adalah TAK TERHINGGA.

Ya, pada dasarnya manusia itu di ciptakan dengan sifat TIDAK PUAS, pengen-nya yang enak yang lebih terus ndak pernah puas, selalu ingin yang lebih maju lagi. Tapi kenyataanya apa ? kita lebih banyak jadi PENGELUH dari pada BERSYUKUR.

 

Fabiayyi ‘ala irobbikuma tukadziban…
Nikmat tuhanmu yang mana engkau dustakan??Setelah  hitung-hitung, ayat tersebut ternyata bisa berulang kali terbaca hingga 31 kali banyaknya. Anda bisa mendapatkannya di ayat ke-13, 16, 18, 21, 23, 25, 28, 30, 32, 34, 36, 38, 40, 42, 45, 47, 49, 51, 53, 55, 57, 59, 61, 63, 65, 67, 69, 71, 73, 75, dan 77.
? “ yang artinya maka nikmat tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan ?

Jawabanya mungkin banyak, sedih ya ternyata kita lebih sering ngeluh di banding bersyukur, smentara di luar sana bahkan boleh jadi orang terdekat kita sendiri merasakan hal yang lebih parah dan jauh lebih nestapa dari apa yang kita alami. Kita mungkin ngeluh baik motor macet terus, tapi coba lihat temen kita yang jalan kaki. Padahal rumahanya jauh.

Kita mungkin ngeluh sama sistem pendidikan di kota yang aneh dan nyusahin, tapi coba lihat mereka yang di pelosok , kepengen banget sekolah walau badai menerjang mereka di jalan, caelah lebay..

 

Ya, ya pada intinya cara menghilangi sifat pengeluh dan menajdi oarng yang pandai bersyukur itu simple, SELALU MELIHAT KEBAWAH.

Kita gak bisa , membadningkan hidup kiat dengan kehidupan orang lain, mungkin saat ini kita melihat dia udah oke dan udah enak-enak aja, tapi masa lalunya  tapi perasaannya ? apakah kita tahu ? enggak.

 

Tulisan ini saya tutup dengan Doa :

“Tuhan, terimakasih atas semua kebaikan serta kemudhan yang telah  kau limpahkan kepada hambamu ini, ampunkanlah lisan dan hati kami yang sering mengeluh dan tidak bersykur, serta ya Allah, kedepannya jadikanlah kami orang-orang yang pandai bersyukr atas segala kemudahan dan eksulitan yang kami hadapi dalam situasi apapun“

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Writing days 7 ( ah, puisi abstark sengaja dibuat )

Rembulan, katakan padaku apakah jenis keriduan yang sedang mendekap erat dekup jantungku

 

Menjadikan setiap detak melodi kerinduan dan kepatah hati atas segala luka yang tidak sengaja terbuat

 

Rembulan, dapatkah kau menepuk pundaku dan membisikan bahwa aku pasti akan pulang menemuinya

 

Manakala takdir berkata dan mengajak ke jalan yang gelap tak beraura

Dan hati akan menjadi haus akan siksa

 

Hujan

Bukankah kau yang telah melukai kepalanya, meneteskan dan membocorkan segala kepiluan yang semestinya ia pendam, bukan menjadi pendendam

Dapatkah dia berbicara kala isi kebencianya meledak mencekik orang-orang suci yang merengek tak mengerti

 

Malam,

Bukankah seharusnya kau culik rembulan dan bintang agar singgah ke rumahmu, lantas mengapa mereka membuat hatiku menjadi tersayat merana begini

Memaksaku bermain kata menyebutkan kefasihan rindu si setiap bait yang menjadi abstrak ini..

 

 

 

Wrting challange #6 Surat untuk perasaan yang (belum) selesai

 Entah mengapa aku harus mengangguk setuju bila pada akhirnya kebaikan di setiap dirimu  adalah aura yang menguatkan, Aku hanya ingin menulis nama kecilmu, sebagai seorang pengagum dari kejauhan aku masih membaca namamu, Lelaki yang biasa kutasbihkan sebagai sang penjaga ayat suci yang menemani segala hari dengan cinta dan kerinduan, Aku ingin ikut bersamamu, meneruskan segala jejak suci yang kau ajarkan tampa kau ketauhi, Barangkali, ini bisa kukabarkan sebagai surat yang tak pernah selesai kutulis , ….

Karena

betapa namamu selalu berfetak di salam hatiku, menyebar energi kebaikan yang selalu ingin bisa
didebarkan di setiap
dekup jantungku
bila tak sempat aku sampai cukuplah memandang sebatas punggungmu saja, melepaskan segala isyarat sederhana yang dibawa pulang angin yang menerpa wajahku,

 

* surat untuk ( perasaan yang belum selesai )

kepada lelaki penguat Hati.

writing challange # write rant ( kepada Hamid )

Hamid, saya adalah seorang wanita yang hidup di abad 21, sementara kau telah pergi jauh sebelum kami yang mencintaimu mengahafal mati wajahmu.

Hamid, kepergian selalu menyisahkan kenangan sepanjang masa, selalu menyisahkan berbagai luka hampa yang tak dapat terlihat secara kasat mata, luka yang sejatinya adalah kerinduan terdahsayat kami kepadamu.

Hamid, telah kau ketuk pintu rumh tuhanmuu dengan segala kesucian tanganmu dengan segala keredahan tertulus sepanjang masa, kau rapalkan doa dan sujud panjang dalam hidup yang menajdi gelap pada masa hitam yang memekat.

Hamid, kakikmu telah berjalan dengan penuh persaksian, maka kami hanya bisa gemetar sepanjang masa membaca untaian huruf sejarahmu , menapak setiap kerinduan di tanah suci , merapalkan doa panjang tak berkesudahan sambil mencari hadirmu di depan mata..

Hamid, kesabaran, keteguhan serta kesucian adalah kamu.

Writing challange ke #4, (Duhai, kementrian Agama kapan kau BERhenti mencekik kami ?

 

Writing challange ke 4, Baikah pada intinya ini mengoceh , dan pas sekali saya akan mengocehkan kekecewaan anak negeri ini pada Dapertemen Agama.

Kalian yang mungkin selama ini merasa Dapertemen Agama baik-baik saja, dan terlihat bak-baik saja, mungkin tertipu, ya tertipu. Masih ingatkah kalian tentang korupsi Al-Qur’an yang dilakukan oleh Dapartemen Agama, bahkan menurut survei Daparetemen agama adalah intasi pemerintah terkorup ke tiga , setelah DPR dan kepolisian, entah hasil dari mana.

Lupakan, saya akan berkisah betapa saya dan anak negeri yang bersekolah di dapartemen Agama benar-benar tercekik , saya lulusan MTS saat saya mts dulu, walaupun termasuk MTS negeri tapi kami tetep disuruh membeli buku, belum lagi kami disruh membayar uang try out saat saya kelas tiga, dan belum lagi embel-embel uang yang di luar sana gratis tapi di bawah naungan Dapartemen agama justru bayar, alasan klise : “Tidak ada dana “

Dulu saya berfikir, Dapartemen agama yang sekarang berubah nama menjadi kementrian agama memnag di anak tirikan oleh pemerintah pusat, bantuan operasional dari pemerintah , kementrian agama selalu mendapat jatah belakangan. Entah bagaimana mekanisme nya, yang pasti yang betul-betul saya rasakah imbasnya adalah.

Saat tahu 2012 saya masuk ke MAN, pada tahun tersebut pemerinntah sudah mewajibkan sekolah gratis 12 tahun dan semua SMA sudah tidak mengambil pungutan uang gedung, tapi sayang kementrian agama belum gratis, saya yang saat itu masuk dengan tadinya gembira karena ada kabar gratis menjadi nelangsa, sekitar 5 juta kami keluarkan. Lumayan untuk ukuran keluarga kami yang sederhana,

Masih di MAN di daerah lain ternyata uang operasionalnya ada yang 6-7 juta, belum belum sampai d situ keterlambatan ini berangsur selama tiga bulan, di saat uang SPP sudah tidak ada lagi, kami yang bersekolah di MAN mengelurakan uang SPP sekitar Rp. 500.000. sampai  Rp. 300.000. lalu barulah GRATIS !!!

Kami kira penderitaan orang tua kami sampai situ saja , tetapi sayang ternyata kami membeli buku pelajaran di tambah lembar kerja siswa dengan kisaran 300 ribu, lumayan. Belum lagi embel-embel aneh , seperti kartu pelajar seharga 25 ribu, dan saya hampir saja mematahkan kartu pelajar saya karena kesal. Kualitas cetaknya sangat tidak bagus dan tidak menarik bahkan Luntur.  MasyaAllah..

Pada intinya kami menajadi korban , saya dan teman-teman menjadi korban padahal , saya percaya kementrian agama melahirkan beberapa generasi penghafal al-Qur’an dan ikut  generasi terbaik di negeri ini,  saya buka sibuk menikam kementrian agama yang saya berada di bawah lindungan-nya. Hanya saja , saya kecewa..

Mereka sellau bilang TIDAK ADA DANA..

Kami seperti anak tiri, anak tiri yang dari dulu dianak tirikan. ….

Semua ini karena sistem KAPITALISME !!!!!!

Tetapi saya tidak pernah berhenti percaya bahwa masih ada orang-orang baik di dalam sana, ya semoga saja. Orang baik yang menurut ceritanya kalah jika sudah terjun ke dunia setan bernama Politik !!

Writing challenge #3 Review Book ( Rembulan Tenggelam di Wajahmu )

 

Sebenarnya tidak bermaksud menunjukan betapa ‘menderita’ nya saya atau apakah, terserah anda mau menilai bagaimana , saya menyukai novel ini karena novel ini betul-betul berhasil menjawab pertanyaan saya tentang keadilan Tuhan yang sebenarnya,  Novel pertama yang akan saya bahas adalah novel karya Darwis Tere Liye atau yang kerap disapa Bang Tere.. kalau kalian belum kenal siapa penulis best seller ini silakan kunjungi fanpage facebooknya dengan akun ‘Darwis Tere Liye ‘ maka lihatlah postingannya yang super ajaib, mungkin setara dengan mario teguh.. mungkin.

 

Baiklah, saat itu saya mampir ke toko buku yang tidak jauh dari rumah saya, secara gitu rumah saya terletak di kawasan startegis, oke promosi lagi.

Saya saat itu duduk di kelas dua SMP , sedang labil- labil nya, saya menemukan buku dengan judul Rembulan Tenggelam Di Wajahmu, pertama kali saya iseng mengmbil buku ini dari etalase best seller, koq judulnya melankolis ya ? pas saya balik jreng jreng jreng…………

 

“Apakah hidup itu ? apakah cinta itu ? apakah makna kehilangan ? apakah keadilan itu ? “

 

Hanya sesingkat itu, berhasil membuat saya harus membeli novel itu, lantas membawa nya dengan perasaan bahagia, barangkali novel ini menjawab kegundahan hati saya.. ahai

 

Lalu, di rumah saya langsung mengunci diri di kamar , bersiap memakan novel ini dan dalam waktu semalaman saya berhasil menyelsakaikan, biasanya saya bisa selesai dlaam waktu dua jam dalam membaca novel yang cukup tebal, tapi karena membacanya sambil merenung dan menangis membuat menjadi lama sekali.

 

Novel ini berkisah tentang seorang anak manusia bernama Rehan Raujana, sebut saja Rai , sejak kecil Rai tinggal di panti asuhan yang sangat menyedihkan, pengurus panti asuhan tersebut yang disebutkan sebagai ‘penjaga panti sok suci ‘ ya Rai tumbuh menjadi pembeontak, Rai sangat membenci penjaga panti sok suci yang sellau menyuruh anak-anak panti asuhan untuk bekerja menjadi penyemir sepatu dan pengamen, yang uangnya disetor ke penjaga panti untuk pergi haji. Rai benci itu

 

Hingga Rai sudah tidak tahan lagi, Rai pergi meninggalkan panti terkutuk itu, dia menjadi pengamen dari gerbong ke gerbong , bahkan mencopet uang copetnya sering dia buat Judi. Rai tumbuh di Jalanan.

Hingga kehidupan Rai berubah saat mencuri berlian bersama teman-nya yaitu Pay, Pay ternyata mencuri untuk menyumbangkan ke panti-panti sebab ternyata Pay merasa bersalah karena beberapa tahun silam pernah membakar rratusan rumah untuk di bangun sebuah apartemen.

 

Naas, Pay tertangkap dan dihukum mati, smenetara Ray selamat, Ray memutuskan pergi meninggalkan kota, dan saat dia di kereta dia melihat ada wanita yang sangat cantik sekali, Ray mendadak menjadi slaah tingkah dia tidak berhenti mencuri padangn ke gadis tersebut, namun sayang gadis itu tetap diam membeku.

 

Ray melamar pekerjaan menjadi tukang bangunan, meski tidak sekolah Ray ternyata cerdas lama-kelamaan dia diangkat menajadi mandor dan mempunayi anak buah, dan tidak jauh dari proyeknya tersebut ada sebuah rumah sakit, dan Tuhan mempertemukan gadis di kereta dengan Ray, ray mencoba mendekati gadis itu, tapi gadis itu teteap diam tidak mennaggapi Ray, setiap jam satu gadis itu ke bangsal anak-anak untuk menghibur dan membagikan balon,

 

Ray merasa kesal, dia merasa gadis itu sombong, hingga suatu malam dia melihat sekelompok pemuda sedang berusaha menjambret tas milik gadis itu, Ray yang tumbuh di jalanan tentu sudah mahir betul bertengkar dia mengalahkan pemuda-pemuda itu, disitulah dia mulai berkenalan dengan gadis itu, gadis yang bernama Fitri.

 

Hingga waktu menjawab semuanya, Fitri ternyata adalah seorang pelacur dia merupakan istri simpanan penjabat kaya, hal tersebut terpaksa di lakukan, kenapa selama ini Fitri tidak mempedulikan Ray, karena dia tidka mau orang sebaik Ray kenal dengan wanita menjijikan seperti-nya, namun cinta mengubah segalanya. Ray dan Fitri resmi menikah.

 Karir Ray berangsur membaik, bahkan dia bisa dikatakan mengalahkan gaji seorang arsitektur, dia berjanji pada istrinya bahwa dia akan membuatkan gedung ang paling tinggi untuk istrinya, kemudian istrinya mengandung namun kehamilan pertama keguguran, selanjutnya kehamilan kedua pun keguguran, hingga saat kehamilan ketiga saat melahirkan anak pertama mereka sayang, nyawa istri Ray tidak dapat ditolong lagi, istri dan anak Ray meninggal.

Ray berduka atas kematian istrinya dan anaknya dia kehilangan belahan hatinya, selanjutnya ada kenalan kolega bisnisnya yang biasa di seut koh Ciew yang mempunyai seorang cucu perempuan bernama Vin, ternya Vin mencintai Ray, mereka akhirnya menjalin sebuah kedekatan, walaupun usia mereka terpaut cukup jauh.

Hingga Tuhan berkata lain, Vin kecelakaan dan meninggal, membuat Koh Ciew merasa bersalah, sebab koh Ciew pernah melakukan pembakaran rumah menyuruh anak buahnya untuk membakar kawasan pemukiman untuk dia jadikan apartemen, waktu itu warga banyak yang tewas akibat peristiwa kebakaran itu.

 

Ray merasa Tuhan tidak pernah adil padanya, setiap kebahagian yang dia miliki Tuhan selalu merebutnya, bahkan Ray jatuh bangkrut, Ray stress dan mengalami komplikasi Jantung juga gula, Ray terbaring lemah selama enam bulan di rumah sakit.

Disitulah muncul seorang malaikat yang berwujud manusia mengajak Ray utuk mendengar jawaban atas pertanyaan , disitulah mailakat itu menjawab semua pertnyaan hidup ray ? apakah cinta itu ? apakah tuhan adil ? apakah makna kehilangan itu ? dua lagi saya lupa…. hihhi

Pokoknya buku ini menjelaskan tentang takdir kehidupan kita deh, yang secara gak langsung saling berkaitan tampa kita ketahui

contoh petikan nasehat di Novel ini :

“Bagi manusia, hidup itu juga sebab-akibat, Ray. Bedanya, bagi manusia sebab-akibat itu membentuk peta dengan ukuran raksasa. Kehidupanmu menyebabkan perubahan garis kehidupan orang lain, kehidupan orang lain mengakibatkan perubahan garis kehidupan orang lainnya lagi, kemudian entah pada siklus yang keberapa, kembali lagi ke garis kehidupanmu…. Saling mempengaruhi, saling berinteraksi…. Sungguh kalau kulukiskan peta itu maka ia bagai bola raksasa dengan benang jutaan warna yang saling melilit, saling menjalin, lingkar-melingkar. Indah. Sungguh indah. Sama sekali tidak rumit.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

“Andaikata semua kehidupan ini menyakitkan, maka di luar sana pasti masih ada sepotong bagian yang menyenangkan. Kemudian kau akan membenak pasti ada sesuatu yang jauh lebih indah dari menatap rembulan di langit. Kau tidak tahu apa itu, karna ilmumu terbatas. Kau hanya yakin , bila tidak di kehidupan ini suatu saat nanti pasti akan ada yang lebih mempesona dibanding menatap sepotong rembulan yang sedang bersinar indah.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Semua orang selalu diberikan kesempatan untuk kembali. Sebelum mau menjemput, sebelum semuanya benar-benar terlambat. Setiap manusia diberikan kesempatan mendapatkan penjelasan atas berbagai pertanyaan yang mengganjal hidupnya.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

Begitulah kehidupan, Ada yang kita tahu, ada pula yang tidak kita tahu. Yakinlah, dengan ketidak-tahuan itu bukan berarti Tuhan berbuat jahat kepada kita. Mungkin saja Tuhan sengaja melindungi kita dari tahu itu sendiri.”
Tere Liye, Rembulan Tenggelam Di Wajahmu

 

Ya pada intinya, novel ini keren bangetttttttttttttttt sumpah!!!! Harga aslinya di toko buku 60 ribu, kalau sudah tidak ada di  toko buku silakan hubunggi www. Tbodelisa.blogspot.com ini punya nya bang tere… pesen aja langsung. Ke bang tere, nanti tinggal di tambah ongkos kirim.. tuh kan ujung-ujungnya saya promosi ?????

 

Yasuddah lah, yang penting selesai saya berhasil melawan malas saya.. hahai..

eh btw, ada yang mau di promosiin lagi gak ? #kabur

Writing chalengge 2 #Fanfiction ( Nobita dan Doraemon, jatuh dari pesawat )

Apa yang kedua , fanfiction ? baiklah, saya belum pernah mencoba sebelumya hanya beberapa kali membaca ff naruto, hehe

Saya mau nulis ff apa ya ? *mikir keras*

 

Baiklah yuk langsung nulis aja, jangan biarkan otak kiri berada di depan saat menulis imajinasi,

 

*

LULUS.

Itu adalah kalimat paling membahagiakan selama bertahun-tahun , para pembaca komik dan penggemar film kartun Doraemon merasa muak dengan nobita dan kawan-kawan yang tidak lulus-lulus dari SD mereka, hari ini dengan penuh keajaiban yang turun dari langit. Nobita dan kawan-kawan lulus dengan nilai yang memuaskan, meski nilai ini di bantu oleh alat canggih Doraemon yang biasa di sebut mbah Google.

 

Senja itu, nobita duduk di jendela kamar-nya , berusaha menikmati langit sore perasaan bahagia sebagai anak laki-laki yang telah lulus menyergapnya, sementara Doraemon duduk sambil menimati secangkir teh tubruk khas tegal ditemani kue favoritnya yaitu bika ambon dan ketan dari bogor.

“Aku mau ngambil jurusan teknik nuklir , mon “ ucap Nobita dengan antusias

Doraemon yang sedang menikmati makanannya tersentak sedemikian hebat sampai tersendak, uHUuukkkUueeeKkkkk

“Kau serius, nob ? “ mata Doraemon membelak tak percaya,

“Tentu, tampa kau ketahui dari dulu aku ingin menjadi ahli nuklir “

“Untuk apa ? “

“Entahlah, keren saja ikut andil dalam sumber daya energi “

“Kau tidak akan menggunakan untuk menghancurkan manusia kan ? “

 “Tentu , mon “

 

Sore itu, nobita benar-benar serius bahwa dia ingin mengambil jurusan teknik nuklir , Doraemon hanya berusaha menyemangati nobita, nobita bilang seminggu lagi seleksi murid baru untuk teknik nuklir akan dibuka, nobita berusaha belajar dengan gigih.

*

Hasil pengumuman teknik nuklir menyatakan bahwa Nobita Agusrahman lolos seleksi dari  seratus perserta keluarahan lubang buaya, jepang.

Mendengar hal itu, nobita sangat bahagia, tapi entah kenapa Doraemon merasa sedih.

 

“Kau akan tinggal di asrama ? “ tanya Doraemon sesampainya di rumah, tubuh gendutnya ia sandakan di daun pintu.

“Iya, peraturanya seperti itu “ jawab nobita dengan nada sedih, nobita mulai mencari koper besarnya untuk packing.

“apa aku boleh ikut ? “ tanya doremon sedih

Nobita terdiam sejenak, membenarkan letak kacamatanya, ia menoleh ke arah Doraemon

“Tentu, tidak “ jawab Nobita simple

“Kau benar-benar akan meninggalkan aku ? “ air mata Doraemon tumpah,

“Ya, sudahlah berhenti mengikuti hidupku , aku butuh sendiri, kau juga pasti butuh teman-teman robot yang lain “ jawab Nobita

Doraemon tersentak mendengar jawaban Nobita yang seperti itu, hatinya mendadak terluka, ia berlari menuruni tangga dan pergi meninggalkan rumah dengan pintu kemana saja.

Nobita terdiam, ia merasa sudah muak dan bosan bila terus menerus bersama Doraemon.

 

*

Doraemon curhat ke Giant , Soneo dan Shizuka mereka bertiga geram dan marah mendengar sikap Nobita yang berubah.

“Anak itu keterlaluan, harus diberi pelajaran !! “ ucap Giant emosi

“Sudahlah, tidak usah ini memang salahku, lebih baik aku kembali ke planet asalku “ ucap Doraemon sedih, hari itu Doreomon benar-benar memmutuskan pergi meninggalkan bumi, padahal hari ini adalah ari keberangkatan Nobita ke asrama, doraemon tidak peduli dia sakit hati, kebaikannya selama ini dibalas dengan penghianatan. Doreomn menangis sedih.

 

Sementara di bandara, Nobita tidak peduli dengan perasaan Doremon, dia merasa harus meninggalkan robot yang sudah mulai tua itu, robot yang masa aktif nya pasti akan habis.

Di Planet Robot, mengetahui seorang manusia bernama Nobita Agusrahman yang telah melukai hati robot , presiden Robot marah besar dan memutuskan untuk merusak pesawat yang sednag ditumpangi nobita, sehingga pesawat tersebut kecelakaan. Mnegetahui pesawat nobita jatuh di laut pare-pare, Doreomn lekas menolongnya, bagaimanapun dia mencintai Nobita , baginya Nobita adalah keluarga dan sekaligus adik laki-lakinya yn=ang snagat dia sayangi.

 

Akhirnya, nyawa Nobita tidak dapat diselamatkan dan nyawa Doaremonpun tidak dapat diselamatkan karena Doraemon tenggelam tidak bisa berenang dan perangkat elektronik di tubuhnya rusak terendam air, Nobita dna Doraemon mati bersama.

 

 

ending cerita yang sangat gila … hihihihihi

#writing challenge 14, (one ) Autobiografi

Pantesan waktu saya buka wp setelah berabad-abad gak buka banyak postingan writing challenge 14  oke lebay…

Jadi ceritanya saya terkesima sama postingan mbak zie yang nulis autobiographi nya, eh tunggu emang mbak zie pernah punya riwayat ? saya kira dia malaikat yang jatuh di pohon cabe lantas menyamar menjadi pemuja bang sam, oke gila ! nanti saya bisa di gebug sama mbak zie, dia kan kata mbak anziel makhluk yang harus di waspadai…

Lalu, saya ngapain ? gak tahu deh,

Gini aja deh, saya lagi di serang penyakit males akut nih gak tahu kenapa kehilangan bintang inspirasi , bingung mau menuliskan apa semenjak nenek tercinta saya meninggal pada hari minggu , yang membuat saya sempat sedih dan ingin menuliskan eh jadi gak kuat. Koq saya nyalahin nenek saya sih ? gak ah, saya gak mau jadi cucu durhaka, maafin Liana ya nek, Liana emang suka bandel ..

Baiklah, ini tanggal berapa ? oh iya pas tanggal satu, baiklah saya akan menuliskan dongeng hidup saya. Siapkan diri anda membacanya, perhatikan karena di akhir akan ada kuis yang hadiah nya ditanggung pemenang ! oke sip.

*

Tahun 19** , saya lahir di kota besar bernama Jakarta, meski sempat protes kepada mama saya kenapa dulu tidak bilang saya lahir di Jepang ? biar keren saat menuliskan biodata, mama saya malah menjitak saya.

Saya tumbuh di keluarga betawi yang sangat kental sekali , mama saya berdarah jawa dan katanya ada unsur cina juga, entahlah tapi mama saya itu sipit dan putih, nenek saya juga, kakek juga, tente juga . Jadi mungkin iya.

Sementara ayah saya berdarah kental Betawi , saya suka perpaduan unsur dua budaya jawa yang halus dan betawi yang nyablak, tapi  karena saya dari lahir di Jakarta sampai secantik ini, maka saya lebih sedikit banyak tahu tentang budaya betawi.

Kata mama, saat saya balita semua orang berebutan mengendong saya, bahkan ada tetangga yang mengendong saya dan membawanya ke rumah sampai seharian penuh, mereka bilang saya mengemaskan. Aduh benar-benar ingin kecil lagi deh.

Saya dimasukan secara paksa di TK , alasannya simple biar masuk SD mudah, entahlah saya tidak terlalu mengerti sistem apa yang dterakan pada masa tahun itu, saya di TK selama satu tahun dan sukses dengan bisa menulis dan membaca dengan fasih, bahkan tak segan menulis di tembok kamar dan tembok dapur.

Lalu, masuk lah saya di sebuah SD , ah zaman SD saya hanya ingat jajanan yang murah dan enak, seperti peremen coklat payung terus rambut nenek lampir , terus apa ya ? masih zaman keemasan bermain tampa games online, waktu itu saya punya gank saya hafal nama gank saya adalah De.La.Fa.Ti.Aa keren kan ? oke tidak dapat dipungkiri saya membentuk pemikiran saya di SD , saya heran kenapa orang dewasa ribut dengan nilai-nilai, kenapa teman-teman saya mencontek waktu ujian nasional ? kenapa guru saya selalu bilang saya bodoh karena hanya tidak bisa mengerti matematika ? Pada masa itu sekolah dasar menjadi awal pergulatan hebat saya, jadi saya itu galau dari kecil, pemirsa :p

Saya lulus dengan nilai akhir pas-pas san, saya pasrah tidak bisa masuk SMP akhinya sesuai cita-cita mama saya, saya disekolahkan di sekolah Agama , biasa disebut MTS alhamdulillah negeri. Saya lebih suka sistem masuk sekolah agama yang mewajibakan calon murid untuk di tes beberapa pelajaran ketimbang memakai nilai yang tidak murni.

Di MTSN ini adalah masa kejayaan saya yang luar biasa, saya benar-benar menemukan jati diri saya sebagai seorang pembuat kata –kata , saya terkenal disekolahah saya,untung tidak sampai membuat rusuh karena banyak yang mengantri tanda tangan bahkan secara ajaib saya selalu mendapat peringkat lima besar, saya aktif di mading bahkan menjabat menjadi ketua jurnalistik,  semua ekskul saya ikuti termasuk fisika club , saya pada waktu itu mencintai ilmu sains tidak seperti sekarang. Hehehe, bahkan alhamdullilah saya sering disuruh tampil di acara penting kementrian untuk sekedar membacakan beberapa puisi, itu yang membuat saya memang galauis. Saya menghabiskan masa istrirahat dengan melahap hampir semua buku di perpustakaan sekolah, pada masa itu saya benar-benar serius mengkaji psikologi remaja.

Semua ini berakhir ketika negara api menyerang, .. eh salah, lalu lulus lah saya meneruskan sekolah di MAN, , kata mama biar cocok,

Itu saja,

eh sebenernya ini gak baku benget tentang Autobiografi,  saya maunya versi saya sendiri, hehehehe gak ngikutin pelajaran kaidah bahasa Indonesia heheh..

Blog at WordPress.com.

Up ↑