Hai lelaki

Selamat bertemu lagi

Inikah, pertemuan yang sudah aku terka satu tahun silam

Pertemuan yang hanya bisa di hitung dengan tangan berapa lama kita bertatap

Dan saling berbicara..

Kaukah, cinta dalam hidupku ?

Yang tidak pernah kau tahu,

Rasa itu terpendam dalam di ruang dada yang menjadi istimewa

Hai Lelaki,

Bila hujan adalah jutaan rinai

Maka, pada keberapakah dia membentuk rupamu ?

Membisikan segala kerinduanku selama berratus waktu

Hai lelaki,

Bila awan adalah gumpalan rasa

Maka para gumpalan ke berapakah

awan mengambarkan rasaku padamu yang terbang terpendam

 

 

 

Universitas Indonesia, FIB , 151613, hujan November.