Diriku yang terbelah , wordpressku sayang. Selamat ulang tahun tak terasa satu tahun sudah aku menceritakan banyak hal padamu. Sejak pertama kali kau terciptakan untukku, dan menemani perjalanan rasaku selama ini.

 

Sekarang di depan layar aku sedang merenungi banyak hal, misalnya tentang apa saja yang aku tulis selama ini, yang membacanya bisa membuat aku tertawa di perjalanan atau bahkan sesak di kepulangan. Aku belum menyiapkan apapun untuk perayaan ulang tahunmu, barangkali tidak akan ada nasi kuning atau minuman berwarna-warni, dan menu-menu racikan mama yang super lezat. Aku tidak terbiasa merayakan kedewasaan usia lewat pesta-pesta yang semu. Seperti saat ini, yang aku lakukan menatap layar menggerakan jemari untuk menuliskan sesuatu di sini, aku lebih suka memberiu tulisan di banding kado-kado yang bahkan bisa terlupakan.

Wordpess, sahabatku sekaligus belahan diriku yang lain. Pada hari ulang tahunmu ini aku ingin memelukmu dengan hangat, terimakasih atas segala ruang yang izinkan untuk menuliskan banyak hal. Minimal agar aku tidak gila ! dari hiruk pikuk dan kekejaman kehidupan yang kadang juga aku sumbangkan kekejaman itu. Terimakasih atas banyak hal, misalnya kebahagian ketika tulisan-tulisanku bermanfaat dan meninggalkan jejak yang apik di hati pembaca.

Disinilah diriku bersembunyi, orang-orang tak mengenalku dan aku juga tak hendak memperkenalkan diri. Aku hanya ingin menulis sesuatu yang sederhana karena bagiku Hidup adalah Perjalanan Rasa, kelak semoga anak-anakku meluangkan waktu membaca tulisan-tulisan ini

 

Bandung, 06 Juni 2014