Search

Pengeja rasa

Perempuan gila yang melakukan perjalanan menemukan bentuk

Category

Opini

Tidak ada (kebahagiaan abadi) untuk Perempuan Mahabarata

Perempuan-perempuan Mahabarata, kalau kita coba renungi dan pilih siapakah perempuan Mahabarata yang bahagia ? murni sekali mengalami kebahagiaan ? atau setidaknya tidak terlalu bermasalah ? Bagi saya tidak ada. Perempuan-perempuan mahabarata seakan-akan digariskan untuk hidup menderita. Bahkan Rukmini yang cantik itu, istri Khrisna saya rasa juga menderita rindu yang bertabuh terus menerus, tersebab kesibukan khrisna yang harus pergi kemana-mana.

Dimulai dari penderitaan Gandari

 

Gandhari yang harus menikah dengan seseorang pria buta, bahkan ia tidak diberikan kewenangan untuk berkata “tidak” atas pernikahan yang telah di atur ayahnya. Bagaimana bisa seseorag perempuan seperti Gandari yang sangat takut dengan kegelapan justru hidupnya di isi dengan kegelapan ? namun sebagai seorang perempuan Gandari tabah akan nasib yang memeluknya. Ya, Gandari seorang ibu yang katanya merasakan mati hingga seratus kali ketika anak-anaknya dibantai habis pada perang barthayuda.

Kedua, Amba.

 

 

 

Perempuan luar biasa yang berani berkata “tidak” dan memilih untuk memperjuangkan cintanya, meski yang ia cinta sudah mati di depan mata. Amba adalah sosok perempuan berani, sosok peremuan yang berani berteriak lantang pada sebuah tradisi yang selalu menempatkan perempuan untuk tunduk pada kekuatan. Bahwa perempuan berhak memilih jalan hidupnya.

 

Ketiga adaah Kunti, perempuan yang pernah membuang putranya dan menghanyutkannya di aliran sungai gangga. Ini adalah bentuk perlakuan buruk tetapi kalau kita mau coba pahami, rasa hormat dan tahta ayahnya lah yang membuat kunti membuang karna. Tapi itulah takdir, seakan-akan telah direncanakan semuanya. Selama hidupnya kunti menyaksikan anak-anaknya tidak bisa hidup tenang, anak-anaknya selalu menempuh ujian demi ujian begitupun dirinya.

Keempat, Drupadi . Pada kelahirannya yang tidak di inginkan, ayahnya berdoa bahwa ia akan menjadi perempuan yang menderita terus menerus. Maka terjadilah penderitaan itu bahkan sampai akhir hidupnya. Bagaimana ia dipermalukan dan selalu dikatakan sebagai seorang pelacur karena menikah dengan lima pandawa. Bagaimana ia harus menyaksikan perang besar dan kehilangan kelima putranya. Betapa hancurnya perasaan dia dan mencoba menerima ketika Arjuna menikah lagi. Hidupnya seakan-akan dipenuhi oleh tangisan.

Kelima, Subadra. Ya, istri kedua arjuna dalam kitab mahabarta ia adalah istri yang paling disayang arjuna. Kenapa bisa demikian ? padahal arjuna memiliki banyak istri ? yap, itulah sifat manusia yang sebenarnya tidak akan bisa adil. Drupadi saja lebih mencintai arjuna. Dan arjuna lebih mencintai subadra. Subadra harus menjalani belasan tahun tanpa arjuna di sampingnya, membesarkan abhimanyu seorang diri.

Tidak ada yang bahagia bukan ?

Advertisements

Pandangan saya tentang Jilboobs

Ramai orang membicangkan tentang fenomena Jilboobs ( para perempuan yang menutup aurat tapi kain penutup kepala tidak menjulur sampai ke dada, sehingga lekukan tubuh terbentuk ) saya sebagai perempuan muslim yang menutup auratnya mempunyai pendangan tersendiri mengenai fenomena ini.

Jujur, saya menutup aurat berangkat dari pakaian yang biasa-biasa saja, saat itu usia kelas enam SD saya masih menggunakan jins ketat dan kaos-kaos panjang atau jaket plus kerudung paris yang tipis. Lalu ketika masuk ke Sekolah MTs saya masih menggunakan stlye yang sama, sampai pada akhrnya ketika kelas tiga MTs saya berubah penampilan saya secara perlahan-lahan, saya mulai tampil dengan rok panjang dan meninggalkan jins ketat. Pada masa itu saya mengikuti latihan beladiri, celana longgar olahraga menjadi stlye saya sampai sekarang jika berada di rumah atapun keluar rumah dengan jarak dekat. Sudah dapat dipastikan celana jins tidak pernah ada di lemari saya. Yang ada hanya celana olahraga dan rok-rok.

Lalu bagaimana pandangan saya tentag Jilboobs ? Weell, rangkulah mereka bukan justru dihina dan dicibir, saya selalu melatih diri saya untuk tidak merasa lebih baik dari siapapun. InsyaAllah saya terus melatih itu. Nah bagaimana dengan Jilboobs ? well mereka itu saudara-saudara kita, sesama muslimah. Sesama muslim jadi tolong jangan di hina seperti itu, apalagi sampai men-shere foto mereka tampa di sensor wajahnya. Coba pikirkan perasaan mereka ketika masyarakat sekaan-akan mengutuki mereka. Menurut pandangan saya itu hanya soal berjalannya suatu ilmu pengetahuan, kalian tahu hijrah itu sendiri kan ? saudara-saudara kita itu sedang berusaha memperbaiki diri, jadi jangan buat mereka merasa sampai islamphobia ketika umat muslim banyak yang mecaci maki mereka. Plese, bukan seperti itu carannya. . . jika menurut pemahan anda itu tidak baik yo rangkul silakan sampaikan dengan kalimat yang baik dan penuh dengan kasih sayang dan yang terpenting adalah doakan.

Apa artinya shalat kita jika kita suka melebeli orang salah dan kita paling benar ? ada keseombongan religiusitas dalam diri kita. Merasa kita paling oke, merasa palaing berhak menghuni surga. Sekali lagi, mereka itu saudara kita tolong jangan di sakiti, sebaiknya di rangkul dengan hangat.

Saya teringat akan kisah, seorang teman yang memakai cadar, tetapi kemudian ia melepas cadarnya dan kini menggunakan pakaian yang kekurangan bahan. Hanya karena perlakuan teman se-pengajiannya yang menganggungkan ukhuwah ternyata kosong, tidak ada apalikasinya. Saya juga teringat kisah guru saya yang ketika kuliah tidak di jabatkan tangan oleh seniornya karena kerudungnya tidak lebar dan tidak memakai rok. MasyaAllah, sesombong itukah kita ? merasa paling baik ?

Semoga catatan ini bisa di jadikan refleksi, terutama untuk saya sendiri untuk tidak pernah merasa paling baik dan paling benar dalam hal apapun, apalagi jika menyangkut hal-hal yang berhubungan dengan keimanan

ada kutipan menarik. . .

” Semoga menyampaikan kebenaran itu tidak disertai hawa nafsu untuk menghakimi dan merasa paling baik. Dan Allah tak akan tertipu oleh kata-kata baik namun diselubungi hawa nafsu sekecil apa pun itu  Coba hisab diri sendiri, benarkah kita sudah lepas dari hawa nafsu menghakimi saat menyampaikan kebenaran? Silahkan jawab masing-masing saja dalam hati secara jujur, tidak usah pamer di muka publik – Alfahtri Adlin- “

Perihal Mahabarata dan Hal-hal Ajaib yang Bisa Dipetik

Rasanya, siapa yang belum tahu ada serial Mahabarta yang mewarnai pertevean Nasional ? jujur awalnya saya tidak simpatik sama sekali dengan serial ini, tapi semua ini berubah saat kulit manggis ada ekstraknya, kakak laki-laki saya membeli setumpukan dvd Mahabarata dari episode pertama dan mungkin sampai terkahir yang sampai saat ini masih dalam proses pembuatan.

Saya jatuh hati pada Mahabarata ketika jatuh pada episode dimana Amba menuntut keadilan, dimana Bhesma tidak ingin menikahinya karena sumpahnya. Akhirnya saya mengikuti juga serial mahabarata dalam bentuk dvd , karena yang ditayangkan di teve menurut saya kurang asyik, selain terpotong iklan dan alih bahasa membuat saya jadi kurang tertarik. Lebih baik begini, tahu kosakata bahasa hindu yang konon para pemainnya saja harus belajar bahasa hindu.

Tanpa berpanjang lebar saya akan menceritakan semuanya di sini, dari mulai yang bahagia sampai yang membuat saya terpingkal-pingkal bahkan membuat saya menitihkan air mata ( oke lebay)

Masa  kecil : Pandawa dan Kurawa.

Hal yang membuat saya bisa geleng-geleng heran adalah peran Duryodhana semasa usia 15 tahun, kenapa star tv bisa begitu canggih dan niatnya mencari tampang yang bisa mengambarkan sosok duryodhana yang menyebalkan itu, sumpah cocok banget dengan watak dan kepribadiannya . Sayang tidak ada di google foto-foto kurawa kecil yang jelas, hanya ini

Duryodana kecil …

Sementara di pihak Pandawa, semuanya terkesan pas. . .

Beranjak dewasa, inilah yang membuat ranting mahabarata naik drastis, semua pemain yang masa kecilnya dekil bahkan berubah sangat tampan dan bertubuh atlestis.

1. Yudistira

Itu adalah yudistira, putra pertama dari pandu dan kunti dia adalah anugerah dari Dewa Dharma, oleh sebab itulah Yudistira di kenal paling dan paling jujur dan selalu menegakan kebenaran dan keadilan. Sosoknya yang selalu tenang seolah tanpa beban, membuat saya selalu ingin memiliki ketua kelas di kampus seperti dia, atau minimal dalam hidup saya pak-Rt saya seperti itu. Pada Mahabarata Yudistira ahli dalam ilmu agama, hukum dan tata negara. Keahlian Yudistira adalah mengunakan tombak. Pada abad ini jika sosok Yudistira berekarnasi pada salah satu pelajar Indonesia dan dia adalah teman saya, mungkin jadinya begini :

Saya : ” Yudistira, apakah kamu sudah mengerjakan tugas dari guru Drona ? ia merubah halaman tugas nya menjadi halaman sembilan ”

Yudistira : ” Aku tidak tahu akan hal itu, aku sudah mengerjakan tugas pada halaman pertama, aku tidak tahu bahwa tugas halaman itu dirubah”

Saya : ” Ya sudah yusitira, lebih baik kau kerjakan saja , lihat punyaku saja satu jam lagi akan dikumpulkan ”

Yudistira ” Tidak, Dewi wulan saya akan berterus terang pada guru Drona, biarkan saya yang dihukum, saya pantas menerima semua ini. Kebenaran harus di tegakkan ”

Saya : ” Wahai Pangeran Yudistira semoga kau di anugrahi usia panjang, tapi bukankah kau tahu sendiri guru Drona pasti akan menghukum semua murid termasuk aku, sebab kami telat memberi tahumu . . ”

Yudistira : ” Saya akan berbicara pada guru Drona, bahwa ini bukan kesalahan kalian, maafkan saya Dewi .. ”

Saya : *Asahpeso*

2, BIMA

Bima, adalah putra kedua dari pandu dan kunti yang di anurgahi dari dewa Bayu, bima adalah sosok yang paling kuat, bahkan hentakan kakinya di bumi dapat meretakan tanah. Dia sangat suka makan, ini sebanding dengan tubuhnya yang besar. Sosok Bima menurut saya sangat lucu, ia acap kali mencium sadewa, ia juga yang paling sering di bully oleh Nakula dan Arjuna, Sadewa. kecuali Yudistira ( sudah saya bilang dia baik sekali). Walaupun Bima jahil, ia ternyata memiliki hati yang lembut , tegas dan tidak suka berbasa-basi . Dan keahliannya adalah mengunakan senjata gada.

3, Arjuna

 

 

itu adalah Arjuna, cocok sekali mengambarkan sosok arjuna yang tampan, tatapan lembut. ini yang membuat fans perempuan teriak-teriak apalagi pemain Arjuna ini (Shaheer Sheikh) adalah seorang muslim. Entah kenapa  pada sosok arjuna yang paling saya sukai adalah matanya.

Arjuna merupakan putera ketiga dan anugrah dari dewa Indra,  kemahiran Arjuna adalah menggunakan senjata panah, yang membuat saya bisa merinding adalah, ketika Arjuna mengikhlaskan Drupadi isteri yang seharusnya tunggal miliknya menjadi milik keempat saudaranya. Arjuna sanggat lembut pada ibunya, itu yang saya suka , Arjuna sayang ibu 🙂 Hal yang saya sangat tidak suka pada sosok Arjuna adalah, pada pewayangan asli ia dikisahkan mempunyai isteri banyak. Tapi pada serial Mahabarata ia hanya menikah dengan Drupadi dan Subadra, kedua wanita itu akan saya bahas.

3. Nakula

Ini juga ganteng pemirsa, walaupun nakula bukan anak kunti, melainkan anak Madri istri kedua pandu, ia tetap saja merupakan bagian dari pandawa.Menurut Mahabharata, si kembar Nakula dan Sadewa memiliki kemampuan istimewa dalam merawat kuda dan sapi. Nakula digambarkan sebagai orang yang sangat menghibur hati. Ia juga teliti dalam menjalankan tugasnya dan selalu mengawasi sifat jahil kakaknya, Bima dan bahkan terhadap senda gurau yang terasa serius. Nakula juga memiliki kemahiran dalam memainkan senjata pedang. Nakula bisa berbicara sama hewan loh, 😀 kusnuson Kuda.

5. Sadewa

Sadewa merupakan ahli perbintangan yang ulung dan mampu meramalkan kejadian yang akan datang. Namun ia pernah dikutuk apabila sampai membeberkan rahasia takdir, maka kepalanya akan terbelah menjadi dua. Bisa dikatakan bahwa Sadewa ini anak indigo, Oh iya, Nakula dan Sadewa ini bisa menyembuhkan orang loh, dengan ramuan ajaib.

Berikutnya, ini adalah tokoh yang sangat saya kagumi,

Yap, Karna kelahiran karna sangat menyedihkan, akibat uji coba mantra yang dimiliki kunti , ia mencoab memanggil dewa surya, ia pun di anugrahi seorang anak, padahal saat itu kunti belum menikah. Demi menjaga nama baik negaranya, Kunti yang melahirkan sebelum menikah terpaksa membuang “putra Surya” yang ia beri nama Karna di sungai Aswa dalam sebuah keranjang. Bayi itu kemudian terbawa arus sampai akhirnya ditemukan oleh Adirata yang bekerja sebagai kusir kereta di Hastinapura.  Adirata dengan gembira menjadikan bayi tersebut sebagai anaknya. Karena sejak lahir sudah memakai pakaian perang lengkap dengan anting-anting dan kalung pemberian Surya. Disitulah takdir menghempaskan karna, ia seharusnya bergabung dengan kelima adiknya, menikmati kasih sayang kunti dan pandu, justru ia kini menjadi anak seorang kusir. Strata yang membuat ia sakit hati, karena pada dinasti kuru, strata sangat di bangakan. Bahkan pada suatu kesempatan karna memanah dengan baik, tapi sayang orang-orang menanggapnya tidak pantas karena karna adalah anak seorang kusir. Inilah yang membuat luka yang amat dalam, orang-orang tidak menerima keahliannya. Kalau pemirsa mau tahu, musuh terbesar karna adalah arjuna, sesuatu yang sangat mengenaskan hati kunti. Dimana anak-anaknya saling bunuh membunuh, hal yang membuat saya sesak ketika melihat mahabarata adaah episode dimana Karana dberi tahu khrisna, bahwa ia adalah anak Kunti. Walaupun karna menyebalkan karena berada di pihak kurawa dan teman setia duryodana, bagi saya karna adalah kesatria yang baik. Ia juga setia karena memiliki satu orang isteri, sifat karna sangat dermawan, ia bahkan rela melepas perisai emas dan antingnya, hingga tubuhnya berlumuran darah. Sesuatu yang membuat ia hampir mati. Ah, andai arjuna tahu Karna itu abangnya, apakah ia masih membenci ? Oh iya, karna ini sangat sayang ibu 😀 Pada akhirnya Karna mati di tangan arjuna pada perang Bartayuda. Oh iya, hal yang saya sukai dari karna ada lagi, ketika dia menyingkap bunga-bunga agar Vrushali ( isteri) nya bisa jalan. Duh romantis 😀

Nah , ini Dia Kunti, tidak lengkap bicara anak-anak hebat tanpa Ibu nya, bagi saya Kunti adalah perempuan yang luar biasa, ia menerima segala takdir yang terus membuat jalan ia dan anak-anaknya serasa sulit. Kunti adalah sosok ibu yang penuh kasih, mungkin kesalahan ia membuang karna adalah kesalahan yang tidak dapat ia maafkan, Apalagi menyaksikan anak-anaknya bertengkar satu sama lain, ibu mana yang tidak lemas ? Pada akhir hayatnya, Kunti bertapa dan mati karena api sucinya.

Ini dia, sosok perempuan yang sangat luar biasa. Dia adalah isteri dari kelima pandawa, jalan takdir terus mengajarkan drupadi apa itu menerima, dia sangat mencintai Arjuna, tapi sayang ia harus menikah juga dengan yang lainnya. kalau anda menonton dvd nya saat drupadi menikah, ada sountrack lagu yang sanga menyentuh hati, dari pancaran mata drupadi terlihat sangat menyedihkan namun ia terus berusaha tegar. Hal yang membuat saya sampai gemetar adlah ketika drupadi di permalukan di depan umum, atas ulah licik duryudhana dan sangkuni. Kain sarinya hampir di tarik di depan umum, namun berkat pertolongan krisna dari jauh kain itu terus melilit panjang sekali. Sehingga tidak jadi tersingkap. Rambut drupadi di tarik, ia di seret dari tangga ke depan para pandawa, hal yang membuat semua pandawa sangat terpukul. Terutama Yudistira,

Semenjak itu, ia bersumpah tidak akan mengikat rambutnya sampai darah duhsasan ( yang nyeret) buat keramas, karena ia merasa di nodai dan di perlakukan tidak adil. Drupadi sangat kecewa dengan pandawa suaminya yang tidak bisa melindunginya dan tidak mendengarkan perkataanya. Karena drupadi juga perang barthayuda meledak.Perang besar karena telah bertindak tidak adil pada seorang perempuan. Memang bukan faktor itu saja, yang membuat perang bersaudara itu, tapi bisa dikatakan drupadi adalah salah satu pengaruhnya. Saya juga tidak bisa membayangkan jika berada di sisi drupadi, saat dia begitu menanti kedatangan arjuna yang pulang bertapa selama satu tahun, tapi arjuna malah membawa seorang isteri baru. Pasti amat menyakitkan. Pada akhirnya drupadi mati mendahului suaminya, sebab ia terlalu mencinati arjuna dan tidak adil membagi cintanya pada keempat suaminya. Ah, kalau karmapala itu berlaku, apakah kamu para lelaki masih berniat poligami ? tidak pernah ada manusia yang adil di dunia ini.

Yang ini Subadra, isteri kedua arjuna, sekaligus adiknya krisna. Pada awalnya arjuna memang biasa-biasa aja sama subarda, tapi subadra sejak pertama kali tahu arjuna, ia langsung jatuh hati. yaiyalah ganteng 😀 Nah ini yang saya bingung, kalau di suruh memilih arjuna pilih drupadi atau subadra ya  ? waktu subadra hamil, arjuna sayang banget sama subadra. Subadra disini sangat polos, beda dengan drupadi yang berkarakter kuat. Pokoknya mah subadra bikin arjuna ketawa terus, menurut saya kecantikan subadra ini eksotis,

Entah kenapa, menurut saya subadra dan arjuan itu cocok sekali, sementara Yudistira dengan Drupadi itu baru pasangan yang pas. Kisah cinta subadra dan arjuna memang tidak seromantis yang di gambarkan seperti drupadi dan arjuna. Tapi kalau kalian mau tahu, arjuna pernah menyelamatkan subadra yang jatuh dari jurang, dan dengan adegan super lebay tangan mereka bersatu.

Hal yang paling menyedihkan yang di alami subadra saat masih hamil, ia ditinggal arjuna bersama pandawa dan drupadi yang dibuang kepengasingan. Ia harus tinggal sendiri selama tiga belas tahun ke kerajaan dwarka, membesarkan anaknya yaitu Abimanyu, anak kesayangan arjuna.

.

waktu mau di tinggalin. . . 😦

Baikah pemirsa, sampai sini dulu, mahabarata menurut saya merupakan sebuah karya yang sangat positif, terlepas dari berbagai hal yang memang sangat ajaib. Di mana semua orang tidak boleh mengucapkan sembarang sumpah. Dan semua orang mendapat balasan setimpal dengan apa yang di perbuatnya. Banyak juga qoetes menarik, sayang tidak saya catat. Oh iya ketika ada ksedihan pasti ada soundtrack lagu, yang terjemahan liriknya adalah

” Waktu adalah yang terkuat di dunia ”

Yap benar, segala rasa sakit bahkan bisa dilumpuhkan oleh waktu. Jadi jangan buang buang waktu anda, oke 😀

Racau- meracau

Hampir mati bosan karena slide-slide presentasi tidak menarik. Orang tua berbicara tentang pendidikan karakter, tapi mereka lupa bahwa mereka adalah salah satu yang bisa merusak karakter baik anak-anak ingusan sepertiku. Beginilah aku, tidak bermaksud sombong karena meremehkan apa yang sedang orang tua koar-koarkan di telinga kami yang sebetulnya tidak butuh ceramah formal seperti ini. Huh, lalu saat aku mencoba bertukar pikiran mereka tidak terima.

Semakin hari, aku semakin kecewa dengan dunia ini, dengan apa saja. Orang-orang yang sudah mengila termasuk diriku yang sudah keracunan pola kewarasaanya. Kita tak ubahnya seperti robot, berangkat pagi-pagi buta, memakan macet lantas memainkan gadget di tangan.

Negeri ini semakin panas, tetapi terkadang sering menjadi dingin. Di benua sana , kemanusiaan sedang di bakar. Orang-orang waras mengadakan rapat yang bisa membuat jam di dinding mati bosan dan ingin menghancurkan diri, mereka membahas tentang peluru-peluru yang menembus jiwa-jiwa yang konon tak berdosa. Rapat itu hanya sampah!! buang-buang waktu karena pada akhirnya tetap bungkam.

Sementara di negara ini, rakyat nya juga sudah gila membela kandidat presiden sebegitu brutalnya, rela kehilangan banyak kerabat demi capres yang mereka bela. Padahal lihat saja nanti, ketika jabatan berakhir orang-orang yang mati-matian membela barangkali dialah yang pertama kali meludahi, mencaci maki, menyumpah serapah orang yang dulu dia bela mati-matian.

aku muak
maka aku putuskan
untuk tidur siang saja.

Kita adalah Makhluk Tunggal bernama kesendirian

Sekali lagi, sendiri adalah yang sejati

11 Maret 2014 pukul 10:30

Sekali lagi, cinta adalah kesendirian itu sendiri, masyarakatlah yang telah membuat kita menjadi makhluk sosial.

Malam itu, karena busway mempunyai jalur khusus maka wajar jalanan Jakarta yang macet bisa ditembus dengan cepat. Dan lampu-lampu gedung mewah selalu cantik dan membuat Jakarta mempunyai nilai plus untuk dinikmati saat malam hari.

Belakangan , saya berfikir siapakah sahabat saya yang sesungguhnya ? apakah Orang tua, teman-teman atau suami dan anak-anak saya kelak ? tetapi saya tidak menemukan mereka sebagai sahabat saya, justru “kesendirian” adalah hal yang nyatanya paten berulang-ulang.

Ya, jauh-jauh hari menjadi manusia sudah selayaknya belajar melepaskan banyak hal , seperti kebersamaan. Itulah mengapa kita dilarang keras mengantungkan kebahagiaan kita pada seseorang.

Saya akan terus belajar mencintai kesendirian, kelak saya menghadapi Maha Cinta pun sendiri, mustahil membawa rombongan. .

Jkt, 2014 oleh : Liana Daisha

Tentang sebuah Kebaikan, -Atheis vs Beragama-

Tentang sebuah Kebaikan, -Atheis vs Beragama-

Sebuah pesan singkat mendarat dan membom ponsel saya dengan sebuah pertanyaan, yang saya sendiri jadi bingung menjelaskannya dari mana. Setelah sebelumya maksud penjelasan saya menjadi kurang terstruktur sehingga menyebabkan gagal paham.

Sebuah pertanyaan yang sebelumnya pernah beberapa kali saya dengar jawabannya langsung dari orang-orang terdekat, sebelumnya saya yakin orang-orang mungkin akan mengira saya ‘keterlauan’ tapi ya ini pendapat saya: Pertanyaan : Menurut kamu, lebih baik mana orang atheis tapi melakukan kebaikan atau berakhlak baik atau orangberagama tetapi akhlaknya buruk ? Saya akan mencoba mengupas sari sisi orang yang beragama tetapi akhlaknya buruk: “Sesungguhnya orang-orang yang beriman. Orang-orang Yahudi, orang-orang shaabi-in , orang-orang nasrani, orang-orang majusi dan orang-orang musyrik. Allah akan memberi keputusan di antara mereka pada hari kiamat. Sesungguhnya Allah menyaksikan segala sesuatu “(QS: 22:17 ) “Sesungguhnya orang-orang mukmin , orang-orang Yahudi , Shabiin dan orang-orang nasrani siapa saja diantara mereka yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati “ (QS: 5:69) Oke saya cukup mengutip dua dalil terkuat saja mengenai orang-orang yang beragama, saya akan mengambil contoh agama islam, kenapa harus islam ? lah, saya kan orang muslim. Pertanyaan pembuka untuk anda yang membaca ini, kenapa anda memilih beragama Islam ? masyarakat Indonesia apabila di survei mungkin jawabannya karena yah Islam keturunan, atau karena kita tumbuh dan berdiri di kawasan geografis kaum muslim. Kalau dari jawaban yang masih saya ingat kenapa memilih jawaban nomor satu , selain dua dalil kuat diatas bahwa Iman adalah sesuatu yang sangat penting. “Percaya kepada Allah “ berarti telah memutuskan kita untuk beragama dan taat pada semua perintahnya. Lalu, bagaimana jika kita yang mengaku beriman ini berakhlak sangat buruk ? suka sekali merusak dan menyakiti hati sesama manusia, atau yang kerjaanya membuat keburukan ? Bukankah, orang yang model beragamanya seperti ini perlu di pertanyakan keimanan-nya ? bukankah tidak ada Agama yang mengajarkan keburukan di dunia ini ? boleh jadi kalian memilih jawaban orang yang beragama tetapi berakhlak buruk, karena melihat sisi “percaya kepada Tuhan-nya “ tapi kalau kita telaah lagi, “Bagaimana mungkin orang yang mengaku Islam, melakukan hal-hal buruk seperti !@#@#%$^$^ ? “ Untuk memahaminya , saya kira perlu dijelaskan perbedaan antara orang MUSLIM- MUKMIN- IHSAN. Definis muslim atau berislam terdapat dalam surah Al-Hujarat ayat 14 : “Orang-orang Arab Badu’i itu berkata : “kami telah beriman’… katakanlah ‘Kami telah menjadi muslim (tunduk) karena iman itu belum masuk kedalam hatimu “ Jadi, Muslim adalah yang melaksanakan kewajiban syari’ah secara lahiriah, sedangkan Mukmin adalah sikap batiniyah. Sedangkan ihsan adalah menyembah Allah seakan-akan Allah mengawasi kita bukan karena kita melihat secara fisik. Mengenai pembahasan Ihsan terdapat dalam surah Al-Mulk ayat 23 “ …Yang menjadikan mati dan hidup, supaya Dia menguji kamu , siapa di antara kamu yang sempurna amalnya. Dan dia Maha perkasa lagi maha pengampun “ Ada juga dalam hadis HR.Muslim yang menyebutkan “ Allah telah menetapkan al-ihsan dalam semua hal “ Nah , kita bisa mengambil kesimpulan bahwa IHSAN adalah yang terkait erat dengan kepemilikan dan penerapan Akhlak yang mulia yang di praktekan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari. Orang yang berihsan tidak hanya juga mudah memaafkan kesalahan namun bisa jadi jarang marah karena amarahnya ditahan dan membalas atau menyempernukannya dengan perbuatan baik.

Dan inilah alasan terkuat saya TIDAK tertarik memilih orangberagama (dalam hal ini : islam ) tapi berakhlak buruk :

“Dan orang-orang yang menahan amarahnya dan yang memaafkan kesalahan-kesalahan orang-orang . dan Allah mecintai orang yang menyempurnakan kebaikan (berbuat baik ) “ (QS: Ali imran: 134 ) Coba kita perhatikan ayat diatas, Allah tidak berkata diriNya mencintai orang-orang yang beriman atau orang-orang muslim tetapi “MENCINTAI ORANG-ORANG YANG BERIHSAN (berbuat baik ) “ Tak akan banyak berarti apabila kita mengaku islam, dan tak akan ada bukti kita telah beriman kecuali jika kita benar-benar memiliki dan menerapkan akhlak yang baik. Seperti hadis Rasulullah SAW “ Aku tak diutus kecuali untuk menyempurnakan kemulian akhlak .. ‘’ Maka kenapa saya tidak memilih pilihan ini, karena : Orang-orang yang mengaku muslim tetapi tak berakhlak mulia bisa jadi hanya mencapai tahap Islam, bukan ihsan, mungkin dia beriman tetapi belum IHSAN. Lalu….. Kenapa saya memilih lebih baik Atheis tetapi berakhlak baik ? Jujur, saya tidak percaya orang yang katanya tidak percaya pada Tuhan atau atheis. Mereka sebenarnya percaya, hanya saja mereka menggunakan akal yang terbatas untuk mencari sesuatu yang Maha Ada. Seseuatu yang tidak bisa kita dekati secara mudah, saya benar-benar tidak percaya di muka bumi ini ada orang yang tidak percaya Tuhan, kenapa ? Sekali lagi , sebenarnya mereka percaya tetapi ingin merengkuhnya menggunakan sesuatu yang realistis, yang bisa mereka lihat dengan kemampuan manusia yang serba terbatas. Jauh di kedalaman hati manusia, saat sebuah beban atau masalah mendesak kita, saat rasanya tidak tahan lagi.

Maka sebenarnya hati kita tidak dapat berbohong bahwa sebenarnya kita mencari-cari tuhan bukan mencari penyelsaian. Apa yang menyebabkan orang-orang yang mengaku Atheis ini tidak dapat melihat Tuhan ? Jawabannya , karena : Gharizah Baqa (naluri untuk mempertahankan diri ) nya benar-benar tinggi melebihi Gharizah Taddayyun (naluri beragama ). Ada kisah orang yang atheis yang mensucikan lenin dan stelin, sebenarnya itu merupakan naluri yang diberikan Allah kepada setiap manusia. Namun apabila Gharizah Baqa nya terlalu tinggi maka ini yang mendorong manusia untuk menguasai, cinta pada sesuatu , mempertahankan sesuatu secara berlebihan, lihat saja : Fir’aun yang sampai-sampai mengaku bahwa dia Tuhan. Mencongkel apa yang ditulis Ali Syari’ati untuk membantai pemikiran Camus, Ali menulis “Suatu ketika Camus ditanya .

“ Pertanyaan : Anda memprotes siapa ?

Camus : Tuhan

Pertanyaan :Anda percaya Tuhan ?

Camus : Tidak

Tidakkah tindakan yang dilakukan Camus seperti orang yang memukul angin ? Percaya atau tidak, orang-orang atheis itu berawal dari protes terhadap Tuhan, yang akhirnya menjadi tidak percaya Tuhan. Duh, ini kenapa jadi bahas Atheis ? jadi begini ini sangat berkaitan dengan paragraf yang selanjutnya saya akan tulis, sekali lagi saya tekankan saya tidak percaya ada orang yang atheis, tetap saja ada sisi dimana dia “percaya “ walau bentuknya boleh jadi abstrak sekali. Oleh sebab itu, izinkan saya mengganti kata atheis di sini dengan kata nonmuslim, agar pembahasannya lebih universal. Orang-orang yang tidak memilih pendapat ini memegang dalil :

“Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) dari padanya , dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugii. “ (QS: 3:85 ) “Orang-orang yang kafir kepada Tuhannya, amalan-amalan mereka adalah seperti abu yang ditiup angin dengan keras pada suatu hari yang berangin kencang. Mereka tidak dapat mengambil manfaat sedikitpun dari apa yang telah mereka usahakan (di dunia) yang demikian itu adalah kenyataan yang jauh. “ (QS: 14:18) Yang pada intinya, kalau dia bukan Islam maka semua kebaikan yang ia lakukan adalah sia-sia, seperti menguras air laut. Dalam hal ini banyak yang berpendapat bahwa perbuatan baik seorang nonmuslim tidak akan diterima olehNya dan akan disebar seperti debu. Saya akan berpendapat demikian :

Tuhan Yang Maha Cinta mustahil tidak membalas kebaikan sekecil apapun, se atom apapun. Seperti yang terdapat pada ayat berikut : “Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula) “ (QS:Ar-Rahman :60) “Dan barangsiapa yang mengerjakan kebaikan sebesar dzahrrahpun, niscaya dia akan melihat(balasan) nya pula. Barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzahrrahpun niscaya dia akan melihat balasannya “ (QS:Al-Zalzalah :7-8) Tidak ada persyaratan khusus yang membatasi bahwa ayat ini hanyalah bagi seorang dengan agama tertentu, misalnya Islam. Siapapun yang melakukan kebaikan pasti akan memperoleh balasannya dan siapa yang jahat juga pasti akan melihat akibat buruknya. Bahwa pengingkaran pada kebenaran menurut hemat saya, justru adalah suatu sumber kecil yang akan menjadi titik sumbu kejahatan besar lainnya. Dalam Riwayat yang lain kita membaca bahwa Rasullulah SAW bersabda kepada Adi bin Hatim putra Hatim ath-Thai “Tuhan mengangkat azab yang menimba ayahmu lantaran kebaikan dan sikap pemurah yang dimilikinya “

Dan terakhir, penguat argumen saya … Rasullulah ditanya “Apakah yang lebih tinggi dari Iman ? “ Jawaban beliau adalah, “Kebaikan “ Ingatakah, seorang pengemis yang setiap hari memaki Rasullulah SAW namun Rasullulah SAW selalu setiap menyuapi pengemis itu, pada awalnya pengemis ini tidak beriman namun hanya karena sebuah kebaikan, justru membawa pengemis ini ke sebuah titik yang luar biasa “ Ber-iman- dan berusaha Ihsan “

** Telah selesai dengan kepala yang sedikit sakit, pada tanggal 10 November 2014. Dengan berbagai referensi.

Dan sesungguhnya saya hanyalah seorang manusia biasa, yang tidak terlepas dari kesalahan pemikiran -kesalahan penulisan dan rentetan kesalahan-kesalahan yang lain. Mohon maaf , catatan ini tidak memaksa anda yang membaca untuk mengikuti pemikiran saya, sebab kalau semua sependapat dengan saya ‘gak asyik’ dong.

Buat apa saya nulis sepanjang ini, well, pahamilah perbedaan itu perlu, agar kita dapat belajar bagaimana bersikap bijak dan mengoreksi hal-hal yang kurang. Sebenarnya inti dari tulisan ini , saya benar-benar mau menampar orang-orang muslim (termasuk saya ) yang pada zaman ini seperti seperti kacang tanpa isi, pada akhirnya betapa sebuah kebaikan dapat menyentuh titik terburuk hati manusia, seperti akhlak Nabi SAW yang saya yakin “ Apapun agamamu, pasti tidak akan menolak kebaikannya ,, “

Curhatan seorang Stalking ( cari hape—> buka sosmed—> klik nama “dia” )

Kadang gak tahu itu justru lebih baik dalam beberapa hal.

 

Curhatan seorang stalking

 

Bangun pagi-pagi langsung cari hape-–> buka sosmed—> klik nama “dia”

Kurang lebih begitulah para pelaku stalking yang sedang mempunyai rasa pada seseorang. Stalking ini biasanya di lakukan karena di “dia” termasuk aktif di sosmed, sehingga memaksa kita untuk tahu segala hal , dia sedang apa. Merasakan apa, dan apa pemikirannya. Tanpa kita sadarin, kita jadi kepo banget sama apa yang dia lakuin.

 

Kalau aja si “dia” pakai aplikasi canggih “siapa yang melihat akun profileku ? “ maka tamatlah riwayat si stalking ini. Sudah di pastikan posisi nama si stalking ini nomor satu. Tapi beruntungnya, jarang ada yang pakai aplikasi kepo kayak gini, sehingga profesi paling kepo ini bisa di jalankan dengan bertanggung jawab.

 

Pernah gak sih , jadi stalker ?

 

Semua orang gak semuanya mau jadi stalker, selain harus paket internetan capek juga menerka-nerka status si “dia” yang kadang gak jelas dan gak bisa kita ngerti apa maksudnya, alias statusnya abstrak. Tapi hampir di pastikan seseorang yang yang sedang merasakan yang namanya virus perasaan , kemungkinan besar melakukan hal ini, walaupun gak setiap hari minimal beberapa bulan atau minggu ngecek sosmed. Kepingin tahu perkembangan si “dia” gimana .

 

“Jangan dikira aku nggak membaca tulisan-tulisanmu , tanpa kamu tahu aku selalu memperhatikan setiap pemikiran yang kamu tulis “

Yeah, kurang lebih begitu . Kalau profesi stalking ini sering banget di lakuin, tanpa kita sadari ini bener-bener jadi semacam penyakit “kecanduan” apalagi kalau si “dia” bener-bener anak yang betah di dunia maya.

 

Kita emang gak bisa ngebohongin yang namanya perasaan, apalagi yang modelnya Cuma bisa memendam perasaan. Nah, itung sendiri berapa lama harus stalking selama rasa itu masih menetap di dasar hati. Emang gak realistis, tapi apa yang orang bilang realisitis kan belum tentu  sama seperti apa yang kita pikirin.

 

Secara logika, ngapain coba setiap hari stalking kepo banget, padahal koment aja enggak, ngasih jempol atau ngeRT aja belum tentu, Cuma bisa ngebaca tuh status. Menghabiskan beberapa menit menerka-nerka, atau nelepon temen yang genius dan sok paranormal untuk ngebantuin nebak-nebak apa maksud tuh tulisan “dia”

 

Disini saya gak mau bilang Cinta itu gila, karena cinta itu termasuk unsur yang Suci yang Gila itu pelaku-pelakunya.

 

Dari sisi negativ, ngestalk emang di butuhkan asupan gizi empat sehat lima sempurna

Energi ketabahan dan keiklasan yang luar biasa, karena status kita yang gak jelas siapa “dia” dan perasaan apa kedepannya, membuat kita Cuma bisa menghabiskan beberapa menit untuk menerka-nerka apa maksud statusnya, kadang malah sering gak menit lagi, tapi seharian dalam kasus tulisan yang bikin kita patah hati, tapi gak bisa nanya langsung sama orang yang bersangkutan. Miris banget kan.

 

Tetapi, dari sisi positiv nya melatih kita untuk siap apapun yang akan terjadi , contoh tiba-tiba dia menulis puisi dan ngetag nama seseorang yang ternyata spesial, atau membuat kalimat gombal dan diakhiri gabungan nama si “dia” dan orang yang spesialnya. Kita Cuma bisa lapang dada, menghela nafas resah. Bermimpi sekali aja ada status yang tentang kita, tapi sayang itu kayak mimpi di siang bolong. Tapi untuk para stalker yang bermental baja, mereka aka berusaha lapang dada melihat sebuah kenyataan bukti aksara bahwa si stalker memang gak pernah spesial dalam hal apapun. Kadang, gak semua seperti apa yang kita inginkan , kalau semua yang kita inginkan dapet terus, dari mana kita belajar sabar ?

 

Weel, untuk para stalker si  “dia” pilihan berada di tangan kalian, mau cukup sampai di sini aja , atau mau terus kepo.. . sampai dia peka. Kalau gak peka, ya udah datangi aja rumahnya dan katakan..

 

“Kamu kapan, PEKA ? “

 

Ada yang bisa jawab pertanyaan saya ?

 

Dosen matematika itu berkata dengan amat tegas

“kamu baca dong, baik-baik soalnya .. “ katanya menistruksi kelas saya

“Kalian ini permasalahanya sepertinya bukan tidak bisa matematika, tapi sepertinya tidak bisa berbahasa dengan baik.. “

Saya melonggo, begitu dosen matematika sekaligus guru saya itu berucap demikian, kalau boleh di visualisasikan, gambarnya mungkin akan lebay. Seperti ada panah yang menusuk tepat di kepala bagian kiri saya yang selama ini mulai berkembang setelah negara kanan menyerang. *abaikan*

Dosen itu benar, akhirnya kami sekelas mengakui bahwa kami orang yang setiap hari berbahasa ternyata sama sekali belum bisa berbahasa.

“Matematika itu sebenarnya bahasa .. “ kata dosen saya itu

Ya, saya kaji ulang ternyata benar. Matematika adalah bahasa yang perlu di terjemahkan dengan baik. Kalau boleh saya akui *mulai serius* saya dominan otak kanan, pada bagian pelajaran eksak seperti (MIPA) saya lamban sekali memahami , mungkin kalau saya ini modem internet saya tidak laku di pasaran. *nangis guling-guling*

Tetapi sebenarnya saya belum paham, mengapa teman saya yang pandai matematika pusing ketika berhadapan dengan beberapa bahasa yang indah. Bahkan ada yang sempat bingung dengan kata-kata “Perempuan yang melukis hujan.. “ teman saya malah bertanya

“Koq aneh ya, emang bisa perempuan nulis hujan ? “ membuat saya hening berkepanjangan bersiap meledakan tawa. Ya, seharusnya orang yang bisa bahasa seharusnya pandai matematika, bahasa adalah pokok segalanya. Makanya saya ngotot sekali ingin mejeng di fakultas sastra Indonesia.

Tetapi, sepertinya ini masalah dominan otak kanan dan otak kiri, saya sulit berfikir logis saya sudah pernah tes dan hasil yang keluar adalah “acak abstrak “ sudah acak , abstrak pula ? Baiklah kawan WP apakah kalian bisa menjawab pertanyaan saya ?

Kenapa ada orang yang, bisa menulis dan mengerti puisi yang bersifat sastra tapi tidak bisa menerjemahkan matematika ?

Percayalah, saya selalu kagum kepada orang-orang yang jago dalam dunia sastra tetapi dia juga cerdas dalam matematika. Saya iri membaca novel supernova yang basic nya adalah sincefiction.

Adakah yang bisa menjawab pertanyaan saya ? Terimakasih.

Kalau bisa silakan post di WP masing-masing dan tag ke saya, atau koment ” aku udah jawab loh ini alamtnya ****** ” oke makasih

 

klasik : kau ini bagaimana ?

Untukmu yang katanya mencintai Tuhan dan ingin mengenal Tuhan,

Kau ini bagaimana ?

Kau bilang jangan suka mengkafikan orang, tapi kau menulis seakan-akan aku telah menulis mengkafirkanmu,

Kau ini bagaimana ?

Kau bilang jangan fanatik terhadap suatu golongan dan ajaran tertentu, tapi kau banyak mengambil paham yang kau sukai dan memilih pemahaman mereka lantas menggunakannnya untuk menyerang, aku yang katamu Fanatik..

Kau ini bagaimana ?

Kau tulis bahwa menutup aurat terkesan sangat ekstrim, apalagi yang memakai cadar dan burqa,

Kau tulis bahwa itu akan menyebabkan identitas wanita menjadi kabur, kebebasan menjadi sangat terbatasi, wanita menjadi sangat susah untuk berinteraksi secara sosial..

Kau ini bagaimana ?

Bukankah, menutup aurat itu hukumnya wajib, aku tidak akan menambah dalil kau sudah pasti akan menolaknya, bukankah kau lebih memilih akal mu yang terbatas ?

Kau ini bagaimana ?

Kau bilang menutup aurat hanya budaya orang arab ? tidak adil sekali rasanya Tuhan menyayangi wanita arab, tak taukah kau fakta kedasyatan menutup aurat

 

 

Terlindung dari efek sinar UV
Sinar UV dinilai berbahaya apabila mengenai kulit dalam waktu tertentu. Masalah kesehatan yang sering di akibatkan oleh sinar UV antara lain kulit keriput, flek hitam, kulit kering, kerusakan mata, hingga kanker kulit. Para ahli kesehatan menyarankan orang untuk memakai sunblock demi melindungi kulit mereka, namun saran yang terbaik sebenarnya adalah memakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh.
Terlindung dari udara panas dan dingin 
Udara panas dapat merusak kesehatan khususnya pada otak. Ketika udara sedang panas dan harus keluar rumah, ahli kesehatan menyarankan untuk memakai pakaian yang bisa melindungi diri, terutama pada bagian kepala, mata, dan leher untuk mengurangi resiko kesehatan yang membahayakan otak. tubuh yang terkena udara dingin terlalu lama akan membuat seseorang menderita demam, flu, rasa ngilu, dan gemetar. pada suhu dingin di sarankan untuk menutup kepala dan tubuh dengan pakaian tebal demi menjaga panas tubuh. tes kesehatan membuktikan bahwa 40 % – 60% panas tubuh menurun akibat udara yang terlalu dingin.
Lebih tahan terhadap penyakit 
kebiasaan menggunakan jilbab akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih telaten dan bersih. hal ini secara tidak langsung menjaga imunitas tubuh kita sendiri. Karena kebiasaan menjaga kebersihan dan tubuh dan terlindungi dari kontak fisik secara langsung membuat kita jauh dari kotoran, baketeri, dan virus penyebab penyakit.

 

Menjaga kesehatan rambut
Rambut akan terlindung dari debu, sinar UV, dan polusi, sehingga batang rambut lebih terjaga kesehatan dan kebersihanya. Interaksi langsung antara rambut dan dunia luar dapat membuat warna dan kemilau rambut jadi kusam. Walau rambut cukup terlindungi dengan menggunakan jilbab, namun perlu diimbangi dengan perawatan yang baik.

 

 

 

 

Kau ini bagaimana ?

Saat disodorkan penjelasan panjang lebar, dan kau berusaha menyangkalnya justruparagraf terakhir tulisanmu adalah :

“meski demikian , Islam mewajibkan seseorang untuk menutup aurat , sementara batas aurat wanita adalah wajah dan telapak tangan. Walhasil, wanita muslimah tidak wajib berjilbab tetapi wajib menutup aurat “

Kau ini bagaimana ?

Bukankah yang aku jelaskan dan aku pahami adalah menutup aurat bukan definisijilbab,

Kau ini bagaiamana ?

Kau bilang “Islam memberikan kebebasan untuk memakai jenis model pakaian selama mampu untuk mnutupi aurat “

Kebebasan  ?

Padahal segala sesuatunya telah di atur berdasarkan syariat islam, mengapa bnayak muslimah yang berjuang menyerukan “Hijab Syar’i” itu karena hijab yang selama ini di pakai para wanita belum sesuai dengan ajaran Islam, di suruh menutupi dada, malah di bentuk semenarik mungkin, di suruh yang tidak transaparan, malah menggunakan celana jeans super ketat di tambah hijab yang belum sempurna. Itulah mengapa ATURAN tidak boleh di berikan kepada manusia..

 

***

Tidak ada yang salah dalam pencariaan Tuhan denegan proses berfikir itu merupakan sebuah keharusan, tetapi akal kita terbatas, amat terbatas. Usaha manusia untuk memahami adanya Allah merupakan hakekat yang mustahil untuk dicapai, sebab , Zat Allah berada di luar unsur alam semesta, manusia, dan hidup. Dengan kata lain berada di luar jangkauan akal.

Apabila iman kita kepada Allah telah dicapai melalui proses berfikir , maka kesadaran kita terhadap adanya Allah menjadi sempurna. Begitu pula perasaan hati kita mengsiyaratkan adanya Allah, lalu dikaitkan dengan akal , tentu perasaan tersebut akan mencapai suatu tingkat yang meyakinkan terhadap sifat-sifat ketuhanan.

Kau yang sempat protes mengenai aku yang sedikit-sedikit membahas masalah syariat Islam, pahamilah ini..

 

Ada seseorang bernama Arif dia merupakan ketua kelas 1a, ada seseorang bernama Wahyu dia merupakan ketua kelas 1b, maka ketika saya menjadi Guru dan berkata kedapa kalian, untuk mendekor kelas dengan bebas, maka sudah sangat di pastikan kelas 1a dan 1b berbeda dekorannya, mengapa ? kau Arif dengan watak dan kesukaan warna yang berbeda , bisa saja kau lebih menyukai tema alam. Dan wahyu dengan watak dan kesukaan warna yang berbeda , bisa saja dia lebih memilih animasi. Itulah analoginya ketika aturan yang buat Manusia yang bersifat lemah dan berbeda-beda.

Maka harus ada aturan dari zat Yang diatas Segala-galanya, siapa dia ? Allah.

Allah sudah memberi aturan hidup kepada umatnya sedemikian rupa dan jika aturan itu dilanggar maka tentu ada mudorotnya,

Coba saja , kau makan Babi, dalam kesehatan menjelaskan bahwa Babi tidak baik di komsumsi karena banyak mengandung cacing pita, Coba saja, lebih banyak mana wanita yang dilecehkan dan di perkosa serta wanita “nakal” yang membuka aurat atau yang menutup aurat ?

Apakau pernah dengar wanita yang menutup aurat terkena kanker kulit ?

 

Kau ini bagiamana, bukankah bang tere liye sudah berkali-kali bilang jangan asal komentar , lebih baik di pikirkan di baca berkali-kali agar tidak salah paham, rasa-rasanya sangat aneh jika dalam konteks agama kau atau aku salah menangkap maksud percapakan. Itu akan menimbukan salah paham besar-besaran…

 

 

 

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑